2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42972

Rekrutmen Kepemimpinan Nasional yang Ideal

Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y.Thohari (kiri), Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin (kanan) dan Tokoh Nasional Salahuddin Wahid (tengah) menjadi pembicara dalam diskusi “Dialog Pilar Negara”, di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (18/11/2013). Mereka menyampaikan padangannya prihal prihal rekrutmen kepemimpinan Nasional yang ideal, hal ini terkait dari sejumlah Tokoh yang sudah muncul menjelang Pemilu 2014, namun masih didominasi wajah-wajah lama yang dinilai tidak akan membawa perubahan. Aktual/Tino Oktaviano

Awal Semula



Jakarta, Aktual.co —Awal kepemimpinan ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva benar-benar diuji. Zoelva mulai memimpin MK dalam kondisi dimana kepercayaan masyarakat sangat rendah. Belum genap sebulan memimpin Mahkamah Konstitusi, Zoelva mendapat ujian yang sangat mencoreng lembaga penegak konstitusi tersebut(14/11), dimana puluhan masa yang tidak puas dengan putusan MK mengamuk dan memporak-porandakan ruang sidang.
Beberapa kejadian memalukan yang membelit MK belakangan ini menandakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga konstitusi itu sudah berada pada titik nadir, untuk itu Mahkamah Konstitusi menggelar forum audiensi dengan para pengacara konstitusi(18/11). Dalam forum tersebut Zoelva meminta kepada para pengacara dan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kewibawaan Mahkamah Konstitusi, laporkan segera jika ada hakim konstitusi yang mulai menyimpang.
Di internal Mahkamah Konstitusi, Zoelva juga menekankan transparasi dan menerima masukan dari berbagai pihak guna membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap integritas MK.   

Puluhan Mahasiswa Banten Ingin Atut Ditangkap

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front RevolusionerSelamatkan Banten (Foros Banten) melakukan aksi di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (18/11/2013). Dalam aksinya mahasiswa menuntut KPK untuk menangkap Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, karena Atut dan kroninya sudah melegalkan praktek korupsi di tanah Banten. Aktual/Tino Oktaviano

Ingin Bertemu Ayahnya Nadia Sambangi KPK

Presenter Nadia Mulya menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin (18/11/2013). Nadia menjenguk ayahnya, Budi Mulya, yang ditahan di Rumah Tahanan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus bail out Bank Century. Aktual/Tino Oktaviano

Rudi Rubiandini Kembali Diperiksa KPK

Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Rudi Rubiandini, saat akan menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (18/11/2013). KPK memeriksa Rudi sebagai saksi untuk tersangka Deviardi. KPK menjerat Rudi dan Deviardi dengan pasal 12 huruf a dan b atau pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 Undang-Undang No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP. Sementara Simon diduga melanggar pasal 5 ayat 1 atau pasal 13 Undang-Undang No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP. Aktual/Tino Oktaviano

Hoegeng Polsi dan Menteri Teladan

Dari kiri ke kanan, Istri Hoegeng, Merry Roeslan, Ketua KPK Abraham Samad, Kapolri Jenderal Pol Sutarman dan Ketua PMI yang juga mantan Wapres Jusuf Kalla, memperlihatkan buku ‘Hoegeng Polisi dan Menteri Teladan’ saat peluncuran buku di Gramedia, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (17/11/2013). Buku yang ditulis oleh wartawan Kompas, Suhartono ini didedikasikan untuk Almarhum mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Imam Santoso yang bercerita tentang kejujuran dan kiprahnya yang patut diteladani. Aktual/Tino Oktaviano

Berita Lain