Suasana Kebakaran di Jalan Arjuna Utara, kawasan Kali Sekretaris, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (11/10/2014). Petugas Dinas Pemadam Kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api yang sempat berkobar menghanguskan rumah-rumah penduduk selama 2,5 jam. Namun belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Suasana Kebakaran di Jalan Arjuna Utara, kawasan Kali Sekretaris, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (11/10/2014). Petugas Dinas Pemadam Kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api yang sempat berkobar menghanguskan rumah-rumah penduduk selama 2,5 jam. Namun belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Suasana Kebakaran di Jalan Arjuna Utara, kawasan Kali Sekretaris, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (11/10/2014). Petugas Dinas Pemadam Kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api yang sempat berkobar menghanguskan rumah-rumah penduduk selama 2,5 jam. Namun belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Suasana Kebakaran di Jalan Arjuna Utara, kawasan Kali Sekretaris, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (11/10/2014). Petugas Dinas Pemadam Kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api yang sempat berkobar menghanguskan rumah-rumah penduduk selama 2,5 jam. Namun belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Suasana Kebakaran di Jalan Arjuna Utara, kawasan Kali Sekretaris, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (11/10/2014). Petugas Dinas Pemadam Kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api yang sempat berkobar menghanguskan rumah-rumah penduduk selama 2,5 jam. Namun belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Suasana Kebakaran di Jalan Arjuna Utara, kawasan Kali Sekretaris, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (11/10/2014). Petugas Dinas Pemadam Kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api yang sempat berkobar menghanguskan rumah-rumah penduduk selama 2,5 jam. Namun belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo (kanan) menyerahkan buku karyanya "Puasa Subsidi BBM" kepada Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun (kiri) saat Festival Sadar Energi di kementrian ESDM, Jakarta, Sabtu (11/10/2014). Buku berjudul "Puasa Subsidi BBM" karya Wamen ESDM Susilo Siswoutomo itu antara lain berisi mengenai ide-ide pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta mengupas upaya-upaya renegosiasi kontrak karya dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo (kanan) menyerahkan buku karyanya "Puasa Subsidi BBM" kepada Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun (kiri) saat Festival Sadar Energi di kementrian ESDM, Jakarta, Sabtu (11/10/2014). Buku berjudul "Puasa Subsidi BBM" karya Wamen ESDM Susilo Siswoutomo itu antara lain berisi mengenai ide-ide pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta mengupas upaya-upaya renegosiasi kontrak karya dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo (kanan) menyerahkan buku karyanya "Puasa Subsidi BBM" kepada Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun (kiri) saat Festival Sadar Energi di kementrian ESDM, Jakarta, Sabtu (11/10/2014). Buku berjudul "Puasa Subsidi BBM" karya Wamen ESDM Susilo Siswoutomo itu antara lain berisi mengenai ide-ide pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta mengupas upaya-upaya renegosiasi kontrak karya dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo (kanan) menyerahkan buku karyanya "Puasa Subsidi BBM" kepada Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun (kiri) saat Festival Sadar Energi di kementrian ESDM, Jakarta, Sabtu (11/10/2014). Buku berjudul "Puasa Subsidi BBM" karya Wamen ESDM Susilo Siswoutomo itu antara lain berisi mengenai ide-ide pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta mengupas upaya-upaya renegosiasi kontrak karya dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo (kanan) menyerahkan buku karyanya "Puasa Subsidi BBM" kepada Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun (kiri) saat Festival Sadar Energi di kementrian ESDM, Jakarta, Sabtu (11/10/2014). Buku berjudul "Puasa Subsidi BBM" karya Wamen ESDM Susilo Siswoutomo itu antara lain berisi mengenai ide-ide pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta mengupas upaya-upaya renegosiasi kontrak karya dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo (kanan) menyerahkan buku karyanya "Puasa Subsidi BBM" kepada Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun (kiri) saat Festival Sadar Energi di kementrian ESDM, Jakarta, Sabtu (11/10/2014). Buku berjudul "Puasa Subsidi BBM" karya Wamen ESDM Susilo Siswoutomo itu antara lain berisi mengenai ide-ide pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta mengupas upaya-upaya renegosiasi kontrak karya dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo (kanan) menyerahkan buku karyanya “Puasa Subsidi BBM” kepada Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun (kiri) saat Festival Sadar Energi di kementrian ESDM, Jakarta, Sabtu (11/10/2014). Buku berjudul “Puasa Subsidi BBM” karya Wamen ESDM Susilo Siswoutomo itu antara lain berisi mengenai ide-ide pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta mengupas upaya-upaya renegosiasi kontrak karya dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Pengguna jalan melintasi jalur utama Tangerang - Jakarta di Jl Karang Mulya, Sabtu (11/10/2104). Jalan dan saluran air yang kerap diperbaiki dinilai tidak maksimal dan lamban sehingga menimbulkan kemacetan parah, menurut warga sekitar, jalan tersebut diperbaiki namun pengerjaannya tidak maksimal, pasalnya para pekerjannya jarang sekali nampampak mengerjakan. Perbaikan jalan tersebut bertujuan untuk mengurangi banjir, biasanya jalan Karang Mulya kerap banjir setiap ada banjir kiriman. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
Pengguna jalan melintasi jalur utama Tangerang - Jakarta di Jl Karang Mulya, Sabtu (11/10/2104). Jalan dan saluran air yang kerap diperbaiki dinilai tidak maksimal dan lamban sehingga menimbulkan kemacetan parah, menurut warga sekitar, jalan tersebut diperbaiki namun pengerjaannya tidak maksimal, pasalnya para pekerjannya jarang sekali nampampak mengerjakan. Perbaikan jalan tersebut bertujuan untuk mengurangi banjir, biasanya jalan Karang Mulya kerap banjir setiap ada banjir kiriman. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
Pengguna jalan melintasi jalur utama Tangerang - Jakarta di Jl Karang Mulya, Sabtu (11/10/2104). Jalan dan saluran air yang kerap diperbaiki dinilai tidak maksimal dan lamban sehingga menimbulkan kemacetan parah, menurut warga sekitar, jalan tersebut diperbaiki namun pengerjaannya tidak maksimal, pasalnya para pekerjannya jarang sekali nampampak mengerjakan. Perbaikan jalan tersebut bertujuan untuk mengurangi banjir, biasanya jalan Karang Mulya kerap banjir setiap ada banjir kiriman. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
Pengguna jalan melintasi jalur utama Tangerang - Jakarta di Jl Karang Mulya, Sabtu (11/10/2104). Jalan dan saluran air yang kerap diperbaiki dinilai tidak maksimal dan lamban sehingga menimbulkan kemacetan parah, menurut warga sekitar, jalan tersebut diperbaiki namun pengerjaannya tidak maksimal, pasalnya para pekerjannya jarang sekali nampampak mengerjakan. Perbaikan jalan tersebut bertujuan untuk mengurangi banjir, biasanya jalan Karang Mulya kerap banjir setiap ada banjir kiriman. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
Pengguna jalan melintasi jalur utama Tangerang – Jakarta di Jl Karang Mulya, Sabtu (11/10/2104). Jalan dan saluran air yang kerap diperbaiki dinilai tidak maksimal dan lamban sehingga menimbulkan kemacetan parah, menurut warga sekitar, jalan tersebut diperbaiki namun pengerjaannya tidak maksimal, pasalnya para pekerjannya jarang sekali nampampak mengerjakan. Perbaikan jalan tersebut bertujuan untuk mengurangi banjir, biasanya jalan Karang Mulya kerap banjir setiap ada banjir kiriman. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
Jakarta, Aktual.co —Perlunya satu gagasan yang terintegrasi dalam konteks ketahanan nasional menjadi pilihan terakhir yang diharapkan pada siapapun nanti yang akan menempati posisi strategis pada pemerintahan baru. Selain perlunya kontra skema, memperjelas strategi kepemimpinan nasional juga menjadi hal yang penting. Hal itu dikatakan oleh Pengamat geopolitik ekonomi dari Global Future Institute (GFI) Hendrajit, pada agenda seminar bertema “Menuju Ketahanan Nasional NKRI di Bidang Pertahanan, Energi, dan Pangan.” yang diselenggsarakan oleh Global Future Institute (GFI) di Wisma Dariah, Jakarta selatan, Kamis, 9 September 2014. Kemudian Hendrajit, coba mencontohkan,dengan melihat dari sudut pandang perbandingan Undang-Undang Migas NO. 8 Tahun 1971 dengan Undang-Undang No. 22 Tahun 2001. Hal itu membuat pandangan kita terhadap peran strategis Pertamina untuk melihat kembali profil para dirutnya. Dan menariknya, menurut Hendrajit, nama-nama calon Dirut Pertamina maupun calon Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang bermunculan adalah nama-nama yang memiliki rekam jejak yang buruk serta memiliki kepentingan pada korporasi global, yang diantaranya adalah, seperti Darwin Silalahi, President Direktur PT. Shell Indonesia, Taslim Z Yunus, kader dari Petrocina dan CNOOC, kemudian Triharyo Susilo yang akrab disapa Hengki, alumni Institute Teknologi Bandung (ITB) yang dicopot oleh Dahlan Iskan dari jabatanya sebagai komisaris Pertamina karena memiliki persengkongkolan bisnis terkait tender pembangunan RFCC Kilang Cilacap (Proyek Cilacap). Ditempat yang sama Research Associate GFI, Agus Setiawan juga menegaskan, bahwa nama-nama yang muncul untuk dicalonkan sebagai Dirut Pertamina serta Menteri ESDM memiliki hubungan dengan kepentingan asing. Maka menurutnya, jika sejumlah nama itu memiliki posisi strategis pada sektor migas, tentunya akan sangat berbahaya, dan dapat dipastikan kebijakan yang akan dibuat akan selalu mengarah kepada kepentingan asing.
Tokoh Koalisi Merah Putih, Amien Rais (kiri), Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (dua kiri), Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (dua kanan) dan Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung saat menghadiri acara Syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) di Jakarta, Jumat (10/10/2014). Syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) tersebut dalam rangka menyapu bersih kemenangan di Parlemen. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
Ketua MPR Zulkifli Hasan (kiri), Pengurus DPP Golkar Fadel Muhammad (dua kiri), Ketua DPR Setya Novanto (tengah), Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (dua kanan) dan Ketua Presidium Koalisi Merah Putih (KMP) Aburizal Bakrie (kanan) saat menghadiri acara Syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) di Jakarta, Jumat (10/10/2014). Syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) tersebut dalam rangka menyapu bersih kemenangan di Parlemen.
Tokoh Koalisi Merah Putih, Amien Rais (kiri), Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (dua kiri), Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (dua kanan) dan Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung saat menghadiri acara Syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) di Jakarta, Jumat (10/10/2014). Syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) tersebut dalam rangka menyapu bersih kemenangan di Parlemen. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
Tokoh Koalisi Merah Putih, Amien Rais (kiri), Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (dua kiri), Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (dua kanan) dan Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung saat menghadiri acara Syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) di Jakarta, Jumat (10/10/2014). Syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) tersebut dalam rangka menyapu bersih kemenangan di Parlemen. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
Tokoh Koalisi Merah Putih, Amien Rais (kiri), Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (dua kiri), Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (dua kanan) dan Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung saat menghadiri acara Syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) di Jakarta, Jumat (10/10/2014). Syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) tersebut dalam rangka menyapu bersih kemenangan di Parlemen. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
Tokoh Koalisi Merah Putih, Amien Rais (kiri), Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (dua kiri), Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (dua kanan) dan Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung saat menghadiri acara Syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) di Jakarta, Jumat (10/10/2014). Syukuran Koalisi Merah Putih (KMP) tersebut dalam rangka menyapu bersih kemenangan di Parlemen. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB
Seorang pekerja menghitung uang dolar disebuah kantor penukaran uang di Jakarta, Jumat (10/10/2014). Hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah. Sementara mata uang negara-negara berkembang (emerging markets) cenderung menguat. Rupiah di posisi Rp 12.207 per dolar AS. Melemah dibandingkan kemarin yaitu Rp 12.190 per dolar AS. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Seorang pekerja menghitung uang dolar disebuah kantor penukaran uang di Jakarta, Jumat (10/10/2014). Hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah. Sementara mata uang negara-negara berkembang (emerging markets) cenderung menguat. Rupiah di posisi Rp 12.207 per dolar AS. Melemah dibandingkan kemarin yaitu Rp 12.190 per dolar AS. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Seorang pekerja menghitung uang dolar disebuah kantor penukaran uang di Jakarta, Jumat (10/10/2014). Hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah. Sementara mata uang negara-negara berkembang (emerging markets) cenderung menguat. Rupiah di posisi Rp 12.207 per dolar AS. Melemah dibandingkan kemarin yaitu Rp 12.190 per dolar AS. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Seorang pekerja menghitung uang dolar disebuah kantor penukaran uang di Jakarta, Jumat (10/10/2014). Hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah. Sementara mata uang negara-negara berkembang (emerging markets) cenderung menguat. Rupiah di posisi Rp 12.207 per dolar AS. Melemah dibandingkan kemarin yaitu Rp 12.190 per dolar AS. AKTUAL/TINO OKTAVIANO
Seorang pekerja menghitung uang dolar disebuah kantor penukaran uang di Jakarta, Jumat (10/10/2014). Hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah. Sementara mata uang negara-negara berkembang (emerging markets) cenderung menguat. Rupiah di posisi Rp 12.207 per dolar AS. Melemah dibandingkan kemarin yaitu Rp 12.190 per dolar AS. AKTUAL/TINO OKTAVIANO