Seorang anggota polantas memeriksa kelayakan jalan sebuah metro mini saat operasi gabungan Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Jakarta melakukan razia tehadap angkutan umum di Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2014). Razia tersebut digelar untuk menjaring angkutan umum beserta awaknya yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat serta layak jalan. Aktual/Tino Oktaviano
Seorang anggota polantas memeriksa kelayakan jalan sebuah metro mini saat operasi gabungan Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Jakarta melakukan razia tehadap angkutan umum di Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2014). Razia tersebut digelar untuk menjaring angkutan umum beserta awaknya yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat serta layak jalan. Aktual/Tino Oktaviano
Seorang anggota polantas memeriksa kelayakan jalan sebuah metro mini saat operasi gabungan Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Jakarta melakukan razia tehadap angkutan umum di Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2014). Razia tersebut digelar untuk menjaring angkutan umum beserta awaknya yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat serta layak jalan. Aktual/Tino Oktaviano
Seorang anggota polantas memeriksa kelayakan jalan sebuah metro mini saat operasi gabungan Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Jakarta melakukan razia tehadap angkutan umum di Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2014). Razia tersebut digelar untuk menjaring angkutan umum beserta awaknya yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat serta layak jalan. Aktual/Tino Oktaviano
Seorang anggota polantas memeriksa kelayakan jalan sebuah metro mini saat operasi gabungan Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Jakarta melakukan razia tehadap angkutan umum di Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2014). Razia tersebut digelar untuk menjaring angkutan umum beserta awaknya yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat serta layak jalan. Aktual/Tino Oktaviano
Ketua MPR RI Sidarto Danusubroto (kiri) bersama Anggota DPR RI Ahmad Yani (kanan) menjadi pembicara pada diskusi Pilar Negara dengan tema Penguatan Lembaga MPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (10/2/2014). Untuk memposisikan fungsi dan peran MPR sebagai lembaga tinggi negara dapat dilakukan lewat amandemen UUD 1945. Aktual/Tino Oktaviano
Ketua MPR RI Sidarto Danusubroto (kiri) bersama Anggota DPR RI Ahmad Yani (kanan) menjadi pembicara pada diskusi Pilar Negara dengan tema Penguatan Lembaga MPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (10/2/2014). Untuk memposisikan fungsi dan peran MPR sebagai lembaga tinggi negara dapat dilakukan lewat amandemen UUD 1945. Aktual/Tino Oktaviano
Ketua MPR RI Sidarto Danusubroto (kiri) bersama Anggota DPR RI Ahmad Yani (kanan) menjadi pembicara pada diskusi Pilar Negara dengan tema Penguatan Lembaga MPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (10/2/2014). Untuk memposisikan fungsi dan peran MPR sebagai lembaga tinggi negara dapat dilakukan lewat amandemen UUD 1945. Aktual/Tino Oktaviano
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kiri), KASAL Laksamana TNI Marsetio (tengah) dan KASAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia (kanan) menyapa usai rapat tertutup bersama Komisi I DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (10/2/2014). Panglima TNI Jenderal Moeldoko memastikan tak akan mengubah nama KRI Usman-Harun meskipun Singapura melayangkan protes penamaan KRI itu. Ia mengatakan, pemberian nama KRI telah melalui proses panjang sebelum adanya protes dari Singapura. Aktual/Tino Oktaviano
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kiri), KASAL Laksamana TNI Marsetio (tengah) dan KASAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia (kanan) menyapa usai rapat tertutup bersama Komisi I DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (10/2/2014). Panglima TNI Jenderal Moeldoko memastikan tak akan mengubah nama KRI Usman-Harun meskipun Singapura melayangkan protes penamaan KRI itu. Ia mengatakan, pemberian nama KRI telah melalui proses panjang sebelum adanya protes dari Singapura. Aktual/Tino Oktaviano
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kiri), KASAL Laksamana TNI Marsetio (tengah) dan KASAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia (kanan) menyapa usai rapat tertutup bersama Komisi I DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (10/2/2014). Panglima TNI Jenderal Moeldoko memastikan tak akan mengubah nama KRI Usman-Harun meskipun Singapura melayangkan protes penamaan KRI itu. Ia mengatakan, pemberian nama KRI telah melalui proses panjang sebelum adanya protes dari Singapura. Aktual/Tino Oktaviano
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kiri), KASAL Laksamana TNI Marsetio (tengah) dan KASAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia (kanan) menyapa usai rapat tertutup bersama Komisi I DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (10/2/2014). Panglima TNI Jenderal Moeldoko memastikan tak akan mengubah nama KRI Usman-Harun meskipun Singapura melayangkan protes penamaan KRI itu. Ia mengatakan, pemberian nama KRI telah melalui proses panjang sebelum adanya protes dari Singapura. Aktual/Tino Oktaviano
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kiri), KASAL Laksamana TNI Marsetio (tengah) dan KASAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia (kanan) menyapa usai rapat tertutup bersama Komisi I DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (10/2/2014). Panglima TNI Jenderal Moeldoko memastikan tak akan mengubah nama KRI Usman-Harun meskipun Singapura melayangkan protes penamaan KRI itu. Ia mengatakan, pemberian nama KRI telah melalui proses panjang sebelum adanya protes dari Singapura. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri Pertahanan Timor Leste Xanana Gusmao melambaikan tangan usai bertemu Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro di kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Merdeka Barat, Jakarta, Senin, (10/2/2014). Selepas acara penyambutan kenegaraan, Xanana melihat sejumlah miniatur alat utama sistem senjata ditemani oleh Wamenhan Sjafrie Syamsudin. PM Xanana dan Menhan memasuki aula Bhinneka Tunggal Ika untuk melakukan pertemuan tertutup. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri Pertahanan Timor Leste Xanana Gusmao melambaikan tangan usai bertemu Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro di kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Merdeka Barat, Jakarta, Senin, (10/2/2014). Selepas acara penyambutan kenegaraan, Xanana melihat sejumlah miniatur alat utama sistem senjata ditemani oleh Wamenhan Sjafrie Syamsudin. PM Xanana dan Menhan memasuki aula Bhinneka Tunggal Ika untuk melakukan pertemuan tertutup. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri Pertahanan Timor Leste Xanana Gusmao melambaikan tangan usai bertemu Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro di kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Merdeka Barat, Jakarta, Senin, (10/2/2014). Selepas acara penyambutan kenegaraan, Xanana melihat sejumlah miniatur alat utama sistem senjata ditemani oleh Wamenhan Sjafrie Syamsudin. PM Xanana dan Menhan memasuki aula Bhinneka Tunggal Ika untuk melakukan pertemuan tertutup. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri Pertahanan Timor Leste Xanana Gusmao melambaikan tangan usai bertemu Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro di kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Merdeka Barat, Jakarta, Senin, (10/2/2014). Selepas acara penyambutan kenegaraan, Xanana melihat sejumlah miniatur alat utama sistem senjata ditemani oleh Wamenhan Sjafrie Syamsudin. PM Xanana dan Menhan memasuki aula Bhinneka Tunggal Ika untuk melakukan pertemuan tertutup. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri Pertahanan Timor Leste Xanana Gusmao melambaikan tangan usai bertemu Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro di kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Merdeka Barat, Jakarta, Senin, (10/2/2014). Selepas acara penyambutan kenegaraan, Xanana melihat sejumlah miniatur alat utama sistem senjata ditemani oleh Wamenhan Sjafrie Syamsudin. PM Xanana dan Menhan memasuki aula Bhinneka Tunggal Ika untuk melakukan pertemuan tertutup. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri Pertahanan Timor Leste Xanana Gusmao melambaikan tangan usai bertemu Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro di kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Merdeka Barat, Jakarta, Senin, (10/2/2014). Selepas acara penyambutan kenegaraan, Xanana melihat sejumlah miniatur alat utama sistem senjata ditemani oleh Wamenhan Sjafrie Syamsudin. PM Xanana dan Menhan memasuki aula Bhinneka Tunggal Ika untuk melakukan pertemuan tertutup. Aktual/Tino Oktaviano
Direktur Utama PT Bank OCBC NISP (NISP) Tbk Parwati Surjaudaja (tegah), Direktur Bank OCBC NISP Rama P Kusumaputra (kanan), dan Direktur OCBC NISP Hartarti (kiri) berbincang usai menyampaikan paparan kinerja di Jakarta, Senin (10/2/2014). PT Bank OCBC NISP (NISP) berhasil meningkatkan kinerja keuangan selama 2013 dengan membukukan kenaikan aset menjadi Rp 98 triliun atau meningkat 23% dari tahun 2012 dan laba bersih 2013 mencapai Rp 1,1 triliun atau naik 25% dari Rp 915 miliar pada 2012. Aktual/Tino Oktaviano
Direktur Utama PT Bank OCBC NISP (NISP) Tbk Parwati Surjaudaja (tegah), Direktur Bank OCBC NISP Rama P Kusumaputra (kanan), dan Direktur OCBC NISP Hartarti (kiri) berbincang usai menyampaikan paparan kinerja di Jakarta, Senin (10/2/2014). PT Bank OCBC NISP (NISP) berhasil meningkatkan kinerja keuangan selama 2013 dengan membukukan kenaikan aset menjadi Rp 98 triliun atau meningkat 23% dari tahun 2012 dan laba bersih 2013 mencapai Rp 1,1 triliun atau naik 25% dari Rp 915 miliar pada 2012. Aktual/Tino Oktaviano
Direktur Utama PT Bank OCBC NISP (NISP) Tbk Parwati Surjaudaja (tegah), Direktur Bank OCBC NISP Rama P Kusumaputra (kanan), dan Direktur OCBC NISP Hartarti (kiri) berbincang usai menyampaikan paparan kinerja di Jakarta, Senin (10/2/2014). PT Bank OCBC NISP (NISP) berhasil meningkatkan kinerja keuangan selama 2013 dengan membukukan kenaikan aset menjadi Rp 98 triliun atau meningkat 23% dari tahun 2012 dan laba bersih 2013 mencapai Rp 1,1 triliun atau naik 25% dari Rp 915 miliar pada 2012. Aktual/Tino Oktaviano
Direktur Utama PT Bank OCBC NISP (NISP) Tbk Parwati Surjaudaja (tegah), Direktur Bank OCBC NISP Rama P Kusumaputra (kanan), dan Direktur OCBC NISP Hartarti (kiri) berbincang usai menyampaikan paparan kinerja di Jakarta, Senin (10/2/2014). PT Bank OCBC NISP (NISP) berhasil meningkatkan kinerja keuangan selama 2013 dengan membukukan kenaikan aset menjadi Rp 98 triliun atau meningkat 23% dari tahun 2012 dan laba bersih 2013 mencapai Rp 1,1 triliun atau naik 25% dari Rp 915 miliar pada 2012. Aktual/Tino Oktaviano
Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —Musyawarah Kerja Nasional II Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat, pada 7 dan 8 Febuari 2014 menghasilkan tiga butir rumusan.
Hal itu disampaikan dalam agenda penutupan Mukernas II Partai Persatuan Pembangunan pada Minggu 9 Febuari 2014 di Sasana Budaya Ganesha Bandung Jawa Barat.
Adapun ketiga butir rumusan yang dihasilkan dalam mukernas tersebut adalah:
1. Menetapkan Surya Dharma Ali, sebagai Bakal calon presiden atau Bakal calon wakil presiden periode 2014-2019.
2. Mengumumkan enam nama yang dinilai patut dan pantas untuk diusung menjadi Bacapres dan Bacawapres periode 2014-2019, diantaranya, Jusuf Kalla, Joko Widodo,Isran Noor, Khofifah Indar Paranwansa, Moeldoko, Din Syamsudin dan Jimly Asshiddiqie.
3. Mengamanatkan kepada pimpinan nasional bersama ketua majelis dan mahkamah partai DPP PPP untuk menetapkan dan mengumumkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden periode 2014-2019 setelah pelaksanaan Pemilu Legislatif pada 9 April 2014.