Menhut Zulkifli Hasan (kiri) didampingi Sekjen Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto (kanan) memberikan keterangan pers tentang hasil wawancara dengan aktor Hollywood Harrison Ford di Jakarta, Senin (9/9). Menhut marah karena Harrison Ford tidak meminta ijin untuk masuk ke taman nasional Tesso Nilo di Riau dalam rangka membuat film dokumenter tentang hutan Indonesia. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Menhut Zulkifli Hasan (kiri) didampingi Sekjen Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto (kanan) memberikan keterangan pers tentang hasil wawancara dengan aktor Hollywood Harrison Ford di Jakarta, Senin (9/9). Menhut marah karena Harrison Ford tidak meminta ijin untuk masuk ke taman nasional Tesso Nilo di Riau dalam rangka membuat film dokumenter tentang hutan Indonesia. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Menhut Zulkifli Hasan (kiri) didampingi Sekjen Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto (kanan) memberikan keterangan pers tentang hasil wawancara dengan aktor Hollywood Harrison Ford di Jakarta, Senin (9/9). Menhut marah karena Harrison Ford tidak meminta ijin untuk masuk ke taman nasional Tesso Nilo di Riau dalam rangka membuat film dokumenter tentang hutan Indonesia. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Menhut Zulkifli Hasan (kiri) didampingi Sekjen Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto (kanan) memberikan keterangan pers tentang hasil wawancara dengan aktor Hollywood Harrison Ford di Jakarta, Senin (9/9). Menhut marah karena Harrison Ford tidak meminta ijin untuk masuk ke taman nasional Tesso Nilo di Riau dalam rangka membuat film dokumenter tentang hutan Indonesia. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Menhut Zulkifli Hasan (kiri) didampingi Sekjen Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto (kanan) memberikan keterangan pers tentang hasil wawancara dengan aktor Hollywood Harrison Ford di Jakarta, Senin (9/9). Menhut marah karena Harrison Ford tidak meminta ijin untuk masuk ke taman nasional Tesso Nilo di Riau dalam rangka membuat film dokumenter tentang hutan Indonesia. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Capres Konvensi Parta Demokrat Pramono Edhie Wibowo (tengah) didampingi Anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul (kiri), dan anggota tim sukses konvensi Detalia I Siregar (kanan) sebelum menyampaikan pemaparannya terkait keikutsertaan dalam Konvensi Partai Demokrat di Jakarta, Senin (9/9). Pramono Edhie yang juga peserta 'Capres Idol' Konvensi Demokrat ini mengimbau agar masyarakat untuk tidak memilih calon pemimpin yang hanya memiliki uang banyak saja, tetapi tak punya kualitas dan kapabilitas dalam memimpin. Aktual/Tino Oktaviano
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Capres Konvensi Parta Demokrat Pramono Edhie Wibowo (kanan) didampingi Anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul (kiri), saat menyampaikan pemaparannya terkait keikutsertaan dalam Konvensi Partai Demokrat di Jakarta, Senin (9/9). Pramono Edhie yang juga peserta 'Capres Idol' Konvensi Demokrat ini mengimbau agar masyarakat untuk tidak memilih calon pemimpin yang hanya memiliki uang banyak saja, tetapi tak punya kualitas dan kapabilitas dalam memimpin. Aktual/Tino Oktaviano
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Capres Konvensi Parta Demokrat Pramono Edhie Wibowo (kanan) didampingi Anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul (kiri), saat menyampaikan pemaparannya terkait keikutsertaan dalam Konvensi Partai Demokrat di Jakarta, Senin (9/9). Pramono Edhie yang juga peserta 'Capres Idol' Konvensi Demokrat ini mengimbau agar masyarakat untuk tidak memilih calon pemimpin yang hanya memiliki uang banyak saja, tetapi tak punya kualitas dan kapabilitas dalam memimpin. Aktual/Tino Oktaviano
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Capres Konvensi Parta Demokrat Pramono Edhie Wibowo saat menyampaikan pemaparannya terkait keikutsertaan dalam Konvensi Partai Demokrat di Jakarta, Senin (9/9). Pramono Edhie yang juga peserta 'Capres Idol' Konvensi Demokrat ini mengimbau agar masyarakat untuk tidak memilih calon pemimpin yang hanya memiliki uang banyak saja, tetapi tak punya kualitas dan kapabilitas dalam memimpin. Aktual/Tino Oktaviano
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Capres Konvensi Parta Demokrat Pramono Edhie Wibowo (tengah) didampingi Anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul (kiri), dan anggota tim sukses konvensi Detalia I Siregar (kanan) sebelum menyampaikan pemaparannya terkait keikutsertaan dalam Konvensi Partai Demokrat di Jakarta, Senin (9/9). Pramono Edhie yang juga peserta ‘Capres Idol’ Konvensi Demokrat ini mengimbau agar masyarakat untuk tidak memilih calon pemimpin yang hanya memiliki uang banyak saja, tetapi tak punya kualitas dan kapabilitas dalam memimpin. Aktual/Tino Oktaviano
Jakarta, Aktual.co —Sidang dengan terdakwa Ahmad Fathanah hari ini (9/9) kembali digelar di pengadilan TIPIKOR, agenda sidang kali ini mendengarkan saksi – saksi. Billy Gan selaku Direktur PT. Green Life Bioscience mengungkapkan bahwa dirinya pernah beberapa kali memberikan sejumlah uang kepada Fathanah baik secara langsung maupun transfer. Uang sebesar 10.000 US dollar diberikan fathanah di salah satu hotel di Jakarta guna mendirikan perusahaan yang akan memasarkan pupuk miliknya. Uang Rp.500.000.000, untuk proses pemenangan tender yang diikuti PT.Green Life Bioscience di Kementrian Pertanian terkait proyek senilai Rp.400 miliyar. “Terdakwa juga menerima uang dari Billy Gan melalui transfer dari rekening BCA nomor 168016600 agar PT. Prima Karsa Sejahtera yang dibentuk bersama-sama Billy dan Sony bisa mendapatkan proyek di Kementerian Pertanian,” jelas Jaksa Guntur Ferry Fahtar saat membacakan surat dakwaan milik Fathanah. Transfer dilakukan melalui empat tahap. Pertama, 14 September 2011 sebesar Rp 500.000.000. Kedua, tanggal 2 Maret 2012 sebesar Rp 87.000.000. Ketiga, tanggal 22 Maret 2012 sebesar Rp 150.000.000 dan terakhir tanggal 10 Februari 2012 sebesar Rp 5.000.000. Perlu diketahui, Ahmad Fathanah merupakan terdakwa kasus suap impor daging sapi yang melibatkan mantan presiden PKS, Lutfi Hasan Iskhak dan direktur PT Indoguna utama Maria Elizabeth.
Sejumlah peserta mendapat pembekalan materi Basic Jungle Survival oleh anggota Wanadri, disaksikan Sekjen Kemenhut Dadi Daryanto (kemeja coklat) pada Pendidikan Dasar Pelatihan Pengoperasian Kendaraan 4X4 di Medan Alam Terbuka Adventure Off Road Cikole Lembang, Bandung, Jabar, Minggu (8/9). Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melatih personil pengelola hutan guna meningkatkan teknik pengoperasian berkendara, kesadaran lingkungan, SDM, yang nantinya disiapkan untuk bertugas mengelola hutan di Indonesia termasuk penanganan ketika bencana alam. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah peserta mendapat pembekalan materi Basic Jungle Survival dan pendidikan dasar pelatihan pengoperasian kendaraan 4X4 oleh anggota Wanadri dan Land Rover Club Bandung di Medan Alam Terbuka Adventure Off Road Cikole Lembang, Bandung, Jabar, Minggu (8/9). Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melatih personil pengelola hutan guna meningkatkan teknik pengoperasian berkendara, kesadaran lingkungan, SDM, yang nantinya disiapkan untuk bertugas mengelola hutan di Indonesia termasuk penanganan ketika bencana alam. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah peserta mendapat pembekalan materi Basic Jungle Survival dan pendidikan dasar pelatihan pengoperasian kendaraan 4X4 oleh anggota Wanadri dan Land Rover Club Bandung di Medan Alam Terbuka Adventure Off Road Cikole Lembang, Bandung, Jabar, Minggu (8/9). Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melatih personil pengelola hutan guna meningkatkan teknik pengoperasian berkendara, kesadaran lingkungan, SDM, yang nantinya disiapkan untuk bertugas mengelola hutan di Indonesia termasuk penanganan ketika bencana alam. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah peserta mendapat pembekalan materi Basic Jungle Survival dan pendidikan dasar pelatihan pengoperasian kendaraan 4X4 oleh anggota Wanadri dan Land Rover Club Bandung di Medan Alam Terbuka Adventure Off Road Cikole Lembang, Bandung, Jabar, Minggu (8/9). Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melatih personil pengelola hutan guna meningkatkan teknik pengoperasian berkendara, kesadaran lingkungan, SDM, yang nantinya disiapkan untuk bertugas mengelola hutan di Indonesia termasuk penanganan ketika bencana alam. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah peserta mendapat pembekalan materi Basic Jungle Survival dan pendidikan dasar pelatihan pengoperasian kendaraan 4X4 oleh anggota Wanadri dan Land Rover Club Bandung di Medan Alam Terbuka Adventure Off Road Cikole Lembang, Bandung, Jabar, Minggu (8/9). Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melatih personil pengelola hutan guna meningkatkan teknik pengoperasian berkendara, kesadaran lingkungan, SDM, yang nantinya disiapkan untuk bertugas mengelola hutan di Indonesia termasuk penanganan ketika bencana alam. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah peserta mendapat pembekalan materi Basic Jungle Survival dan pendidikan dasar pelatihan pengoperasian kendaraan 4X4 oleh anggota Wanadri dan Land Rover Club Bandung di Medan Alam Terbuka Adventure Off Road Cikole Lembang, Bandung, Jabar, Minggu (8/9). Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melatih personil pengelola hutan guna meningkatkan teknik pengoperasian berkendara, kesadaran lingkungan, SDM, yang nantinya disiapkan untuk bertugas mengelola hutan di Indonesia termasuk penanganan ketika bencana alam. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah peserta mendapat pembekalan materi Basic Jungle Survival oleh anggota Wanadri, disaksikan Sekjen Kemenhut Dadi Daryanto (kemeja coklat) pada Pendidikan Dasar Pelatihan Pengoperasian Kendaraan 4X4 di Medan Alam Terbuka Adventure Off Road Cikole Lembang, Bandung, Jabar, Minggu (8/9). Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melatih personil pengelola hutan guna meningkatkan teknik pengoperasian berkendara, kesadaran lingkungan, SDM, yang nantinya disiapkan untuk bertugas mengelola hutan di Indonesia termasuk penanganan ketika bencana alam. Aktual/Tino Oktaviano
Para seniman melakukan atraksi dalam acara Jak-Japan Matsuri 2013 di Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (8/9). Jak-Japan Matsuri 2013 digelar dalam rangka perayaan hubungan diplomatik antara Jepang dan Indonesia yang telah berlangsung selama 55 tahun. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Para seniman melakukan atraksi dalam acara Jak-Japan Matsuri 2013 di Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (8/9). Jak-Japan Matsuri 2013 digelar dalam rangka perayaan hubungan diplomatik antara Jepang dan Indonesia yang telah berlangsung selama 55 tahun. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Para seniman melakukan atraksi dalam acara Jak-Japan Matsuri 2013 di Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (8/9). Jak-Japan Matsuri 2013 digelar dalam rangka perayaan hubungan diplomatik antara Jepang dan Indonesia yang telah berlangsung selama 55 tahun. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Para seniman melakukan atraksi dalam acara Jak-Japan Matsuri 2013 di Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (8/9). Jak-Japan Matsuri 2013 digelar dalam rangka perayaan hubungan diplomatik antara Jepang dan Indonesia yang telah berlangsung selama 55 tahun. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Para seniman melakukan atraksi dalam acara Jak-Japan Matsuri 2013 di Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (8/9). Jak-Japan Matsuri 2013 digelar dalam rangka perayaan hubungan diplomatik antara Jepang dan Indonesia yang telah berlangsung selama 55 tahun. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bernyanyi bersama Group band Slank saat membuka acara aksi Jakarta Bersih, di Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (8/8). Aksi ini dilakukan untuk menyadarkan masyarakat Jakarta untuk tidak membuang sampah sembarangan. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bernyanyi bersama Group band Slank saat membuka acara aksi Jakarta Bersih, di Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (8/8). Aksi ini dilakukan untuk menyadarkan masyarakat Jakarta untuk tidak membuang sampah sembarangan. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bernyanyi bersama Group band Slank saat membuka acara aksi Jakarta Bersih, di Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (8/8). Aksi ini dilakukan untuk menyadarkan masyarakat Jakarta untuk tidak membuang sampah sembarangan. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bernyanyi bersama Group band Slank saat membuka acara aksi Jakarta Bersih, di Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (8/8). Aksi ini dilakukan untuk menyadarkan masyarakat Jakarta untuk tidak membuang sampah sembarangan. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bernyanyi bersama Group band Slank saat membuka acara aksi Jakarta Bersih, di Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (8/8). Aksi ini dilakukan untuk menyadarkan masyarakat Jakarta untuk tidak membuang sampah sembarangan. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bernyanyi bersama Group band Slank saat membuka acara aksi Jakarta Bersih, di Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (8/8). Aksi ini dilakukan untuk menyadarkan masyarakat Jakarta untuk tidak membuang sampah sembarangan. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bernyanyi bersama Group band Slank saat membuka acara aksi Jakarta Bersih, di Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (8/8). Aksi ini dilakukan untuk menyadarkan masyarakat Jakarta untuk tidak membuang sampah sembarangan. Aktual/Oke Dwi Atmaja