3 April 2026
Beranda blog Halaman 43472

Partai Berbasis Islam , Politik Atau Ideologi?

Jakarta, Aktual.co — Padaacara Aktual Forum yang bertajuk “Quo Vadis Parpol Islam dalam Arus DemokrasiLiberal” dalam menyambut pertarungan politik Pemilihan Umum 2014 posisi partaipolitik yang berbasis Islam sangat tidak mudah karena partai politik Islamdituntut untuk mengikuti instrumen demokrasi di Indonesia saat ini. Beberapapartai politik Islam menuntut agar parpolnya memiliki figur  pemimpin yang dapat diterima dan disukai,karena mengingat Indonesia memiliki demokrasi yang bersifat liberal, terbukadan kuat secara finansial.

Tidakhanya kekuatan pemimpin, visi dan misi pun diperlukan karena penting agarparpol Islam tetap pada jalurnya yang mengusung ideologi-ideologinya, dandiharapkan agar anggota-anggota memiliki cara agar parpolnya memiliki kekuatanpemimpin yang dapat menerapakan ideologinya yang  menjadi landasan mereka.

PengamatPolitik, Yudi Latif menambahkan, kemrosotan parpol Islam dikarenakan  demokrasi saat ini berasal dari kekuatanlogistik, dan parpol Islam tetap berpegang kuat pada ideologinya. Namundisayangkan parpol Islam tidak bisa mengusung dengan baik kekuatan ideologitersebut.

KTKLN Syarat Mutlak TKI

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah giat menempatkan TKI berkualitas denganmemastikan pelatihan dan kemampuan berbahasa asing. Agar TKI yang dihasilkanadalah TKI yang professional sesuai permintaan Negara dan menekan angkaperlakuan buruk majikan terhadap TKI.

BNP2TKI sebagai lembaga yang menaungi TKI telah mengeluarkanKartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) sejak 2007, dan kartu ini bertujuanuntuk mendata para TKI dan dapat membaca lebih dari 40 item data TKI. Denganini BNP2TKI dapat melakukan pengontrolan, pengendalian dan pengawasan terhadapTKI melalui skema dari sistem komunikasi Tenaga Kerja Luar Negeri.

Pada kongres KADINsedunia yang diadakan di Doha, Qatar tanggal 23-25 April 2013,BNP2TKImendapatkan undangan yang bertujuan untuk mempromosikan tenaga kerjaprofesional semi skill maupun skill. Melalui ajang kongres KADIN sedunia ini,BNP2TKI diberikan banyak permintaan pekerja Indonesia khususnya Qatar.

Optimalisasi Bisnis Gas di Indonesia Bersama M.Wahid Sutopo

Jakarta, Aktual.co —  Terjun di sektor hulu industri gas bumi, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mendorong adanya integrasi antara sektor hulu dan hilir gas bumi.
Direktur perencanaan investasi dan manajemen resiko PGN, Wahid Sutopo  mengatakan perlu ada integrasi antara hulu dan hilir, sehingga PGN menganggap untuk perlu berpartisipasi di sektor hulu.
 
Selain mendorong integrasi hulu dan hilir, perusahaan pelat merah itu pula ingin membantu Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk memberikan peningkatan produksi kepada negara.
PGN ingin eksis di hulu, dengan cara mengakuisisi lapangan yang sudah berproduksi.

Sementara itu, selain mau turun tangan kedalam usaha hulu, PGN juga berupaya untuk meneruskan kerjasamanya dengan Pertamina yang saat ini sudah terjalin.
Saat ini PGN sudah bekerjasama pengembangan FSRU Jawa Barat dengan Pertamina

Simak juga diskusi bersama M Wahid Sutopo di majalah AKTUAL Edisi April 2013

Kemana Intelijen?

Jakarta, Aktual.co — Aksikekerasan yang terjadi di tengah masyarakat maupun yang menimpa aparatkeamanan akhir-akhir ini tidak lain akibat lemahnya pengawasan mata pemerintahterhadap penggunaan informasi dan data yang diterima dari intelijen.

 

Munculnyakasus penyerangan Lapas Cebongan adalah salah satu citra buruk untuk intelijendan kinerja intelijen nasional dinilai masih belum efektif dalam mengantisipasiterjadinya kekerasan.

 

Hal inimenjadi perhatian banyak pihak, dalam diskusi  bertema  “Huru-haradan Kekerasan di Indonesia, Kemana Intelijen?” , menurut KoordinatorKONTRAS, Haris Azhar,  intelijen bisa saja disusupi orang-orang yangmemiliki kepentingan  dan ingin melakukan kekerasan ditengah masyarakatdan aparat keamanan.

 

Banyak pihakmeminta agar Presiden segera membentuk Tim Khusus untuk menyelidiki kasus LapasCebongan,dan segera menyeret para tersangka ke peradilan. Dan  tragedipenyerangan Cebongan merupakan puncak gunung es dari kelemahan intelijen membacasituasi. 

RUU Ormas Dari Perspektif Ormas Islam

Jakarta, Aktual.co — Forum Media Dakwah Indonesia mengadakan diskusi gunamemperoleh gambaran, maksud dan tujuan serta manfaat dari RUU Ormas yang sedangdalam proses pengesahan. Hadir sebagai pembicara Ketua MKI, DR. Khairul Alwan,Pakar Hukum Tata Negara, Willy Aditya  dan Firdaus Syam.

Berdasar kan UUD 1945, kebebasan berfikir dan berpendapatdijamin dan dilindungi oleh konstitusi negara, termasuk berkumpul danberserikat. Untuk mengoptimalkan UU tersebut maka dibentuklah UU No. 8 tahun1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Namun nikmat kebebasan tersebut olehsebagian kalangan masyarakat, baik individu maupun kelompok yang memahami danmemaknai kebebasan tersebut dengan bebas seolah tanpa batasan.

Melihat hal tersebut maka pemerintah merasa perlu melakukanrevisi UU Ormas No. 8 tahun 1998 sebagai jawaban permasalahan bangsa. Namunrancangan pengesahan UU Ormas tersebut menimbulkan pro dan kontra dikalangan masyarakat.

 

Potensi Kekuatan dan Mentalitas Rakyat Indonesia Bersama Tjatur Sapto Edi

Jakarta, Aktual.co — Rakyat Indonesia merupakan rakyat yang sangat kuat bermental besar, mempunyai leluhur yang bermental besar. Kebesaran mental rakyat Indonesia melebihi mental para pemangku amanah negeri  ini, bahkan rakyat Indonesia juga tidak akan terpengaruh dengan gejolak politik negeri Indonesia, yang lebih fenomenal dari mental rakyat Indonesia adalah mereka tetap hidup dan mampu hidup dengan atau tanpa negera Indonesia.
Untuk lebih lengkapnya simak “Aktual Politik” bersama Ir. Tjatur Sapto Edi, MT (Ketua Fraksi PAN – DPR RI) tentang mental dan darah para leluhur negara besar yang mengalir di tubuh rakyat Indonesia.
Diskusi bersama Ir. Tjatur Sapto Edi, MT juga ada di majalah AKTUAL edisi April 2013

Berita Lain