6 April 2026
Beranda blog Halaman 45

Krisis Energi Global Meluas, Filipina Tetapkan Darurat Energi, Bangladesh Dilanda Kelangkaan BBM

Jakarta, aktual.com – Dampak konflik di Timur Tengah mulai dirasakan oleh sejumlah negara di Asia. Filipina menetapkan status darurat energi nasional, sementara Bangladesh menghadapi krisis bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di berbagai SPBU.

Filipina mengambil langkah tersebut karena ketergantungan tinggi terhadap impor minyak. Pemerintah setempat segera membentuk komite khusus untuk memastikan kelancaran distribusi energi serta ketersediaan kebutuhan pokok seperti pangan, obat-obatan, dan barang penting lainnya.

“Deklarasi keadaan darurat energi nasional akan memungkinkan pemerintah untuk menerapkan langkah-langkah responsif dan terkoordinasi berdasarkan undang-undang yang ada untuk mengatasi risiko yang ditimbulkan oleh gangguan dalam pasokan energi global dan ekonomi domestik,” kata Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr dikutip dari Reuters.

Status darurat tersebut berlaku selama satu tahun dan memberikan kewenangan kepada pemerintah untuk meningkatkan pembelian minyak, termasuk pembayaran di muka guna menjamin ketersediaan pasokan.

Menteri Energi Filipina Sharon Garin menyebut cadangan BBM negaranya saat ini hanya cukup untuk sekitar 45 hari. Pemerintah tengah berupaya menambah pasokan hingga 1 juta barel dari berbagai negara, meski berpotensi menghadapi keterlambatan distribusi.

Sementara itu, situasi di Bangladesh semakin memanas. Kelangkaan BBM menyebabkan antrean panjang di SPBU, bahkan warga harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar.

Asosiasi pemilik SPBU Bangladesh mendesak pemerintah segera turun tangan dan memperketat pengamanan di lokasi distribusi. Mereka juga mengancam akan menghentikan pasokan jika kondisi tidak membaik.

“Di bawah perusahaan pemasok bahan bakar milik negara, Bangladesh Petroleum Corporation (BPC), perusahaan minyak memasok jumlah bahan bakar setiap hari yang tidak mencukupi dibandingkan dengan permintaan,” katanya dikutip dari India Times.

Tekanan di lapangan semakin meningkat, dengan pekerja SPBU harus menghadapi pelanggan yang frustrasi akibat kelangkaan. Bahkan, kondisi disebut sudah mendekati titik kritis.

“Secara keseluruhan, situasi telah mencapai titik kritis karena masalah keamanan dan pasokan bahan bakar yang tidak memadai, ada risiko nyata bahwa SPBU di seluruh negeri dapat terpaksa ditutup kapan saja,” tulis pernyataan itu.

Situasi keamanan juga memburuk. Sejumlah massa dilaporkan memaksa SPBU untuk membuka layanan di luar jam operasional dan mengambil BBM tanpa membayar.

“Situasi saat ini mencerminkan tingkat salah urus dan ketidakbertanggungjawaban yang ekstrem,” imbuhnya.

“Insiden semacam itu kini mengancam pemilik SPBU di seluruh negeri, hampir tidak ada jaminan keamanan. Bersamaan dengan kekurangan bahan bakar, kurangnya keamanan yang disediakan negara telah membuat krisis ini semakin parah,” tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Penjajahan di Palestina Terus Terjadi, Zionis Rampas Rumah Palestina di Yerusalem Timur

Warga Palestina terlihat di antara puing-puing di dalam kamp pengungsi Shati di sebelah barat Kota Gaza, 24 November 2025. ANTARA/Xinhua/Rizek Abdeljawad
Warga Palestina terlihat di antara puing-puing di dalam kamp pengungsi Shati di sebelah barat Kota Gaza, 24 November 2025. ANTARA/Xinhua/Rizek Abdeljawad

Di lereng-lereng sempit Silwan, tak jauh dari tembok tua Yerusalem Timur, kehidupan mendadak terhenti. Perabot rumah tangga diturunkan ke jalan, kasur dan lemari disusun di trotoar, sementara anak-anak berdiri bingung di antara barang-barang yang tak lagi punya tempat pulang. Di Batn al-Hawa, pengusiran bukan lagi peristiwa luar biasa, melainkan rutinitas yang terus berulang dalam bayang-bayang penjajahan.

Kelompok hak asasi manusia B’Tselem mencatat, sedikitnya 11 keluarga Palestina dipaksa meninggalkan rumah mereka dalam beberapa hari terakhir. Aparat penjajah tampak mengawal proses tersebut, sementara pekerja dengan rompi oranye memindahkan barang-barang milik warga ke luar rumah. Dalam pernyataannya, B’Tselem menegaskan, “Israel memperluas pembersihan etnisnya di Yerusalem Timur, dan memaksa keluarga-keluarga Palestina ke jalanan.”

Pernyataan itu mempertegas bahwa pengusiran bukan sekadar sengketa kepemilikan, melainkan bagian dari pola yang lebih luas. B’Tselem menilai, praktik tersebut merupakan rangkaian kebijakan sistematis untuk mengosongkan ruang hidup warga Palestina, lalu mengalihkannya kepada kelompok pemukim zionis.

Laporan Norwegian Refugee Council menguatkan gambaran tersebut. Lembaga ini menyebut rumah-rumah warga Palestina yang digusur berpotensi dialihkan kepada organisasi pemukim Ateret Cohanim. Dalam keterangannya, NRC menulis, “Lebih dari 1.000 warga Palestina di Yerusalem Timur berisiko mengalami penggusuran paksa.”

Tekanan terhadap warga Palestina di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, terus meningkat sejak agresi di Gaza pecah pada Oktober 2023. Data PBB mencatat lebih dari seribu warga Palestina tewas dalam periode tersebut akibat kekerasan yang melibatkan pemukim dan militer penjajah. Namun di Yerusalem Timur, kekerasan hadir dalam bentuk lain, legalisasi pengusiran melalui keputusan hukum.

Organisasi HAM Ir Amim menyoroti dasar hukum yang digunakan untuk menggusur warga Palestina. Dalam pernyataannya, Ir Amim menyebut kawasan Batn al-Hawa mengalami “peningkatan tajam dalam penggusuran”. Mereka juga menegaskan, “kasus penggusuran tersebut didasarkan pada hukum Israel yang diskriminatif tahun 1970”, yang hanya memberi hak kepada warga Yahudi untuk mengklaim properti sebelum 1948, tanpa memberikan hak serupa kepada warga Palestina.

Putusan Mahkamah Agung penjajah pada awal Januari lalu semakin mempercepat proses tersebut. Banding puluhan keluarga Palestina ditolak, membuka jalan bagi pengosongan kawasan demi perluasan permukiman zionis. Sejak saat itu, setidaknya enam rumah telah berpindah tangan kepada pemukim.

Ancaman belum berhenti. B’Tselem mencatat sekitar 90 keluarga, atau lebih dari 700 orang, di Batn al-Hawa berada di ambang penggusuran. Di wilayah al-Bustan, masih di Silwan, sekitar 1.500 warga dari 150 keluarga menghadapi risiko serupa. Dalam pernyataannya, B’Tselem menegaskan kondisi ini sebagai “realita dari kekerasan sistematis dan terinstitusionalisasi” yang bertujuan merekayasa komposisi demografi kawasan.

Selama bertahun-tahun, Silwan menjadi titik tekan dalam proyek perluasan permukiman penjajah. Letaknya yang berdekatan dengan kompleks Masjid Al-Aqsa menjadikannya wilayah yang tidak hanya strategis secara geografis, tetapi juga sarat makna politik dan religius.

Artikel ini ditulis oleh:

Andry Haryanto

AS-Israel Hapus Nama Dua Pejabat Iran dari Daftar Target di Tengah Isu Negosiasi

Washington, aktual.com – Amerika Serikat (AS) dan Israel menghapus nama Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dari daftar target mereka di tengah dugaan adanya pembicaraan dengan Teheran, menurut media AS, Rabu.

Menurut The Wall Street Journal, mengutip sumber AS, penghapusan Ghalibaf dan Araghchi dari daftar target hanya bersifat sementara dan hanya akan berlangsung selama lima hari.

Penghapusan kedua pejabat Iran tersebut dari daftar target menyusul klaim Presiden Donald Trump awal pekan ini yang menyatakan Washington dan Teheran telah melakukan pembicaraan yang “sangat positif dan produktif”, sehingga menunda serangan AS terhadap infrastruktur energi Iran dan berharap kemajuan akan dicapai dalam lima hari.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran membantah laporan adanya pembicaraan langsung yang dilakukan, dengan mengatakan bahwa mereka hanya menerima pesan yang menyatakan keinginan Washington untuk terlibat dalam dialog.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta target militer AS di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

Serangan itu disebut sebagai langkah “pencegahan” untuk menghadapi ancaman dari program nuklir Iran. Namun, AS dan Israel kemudian menyatakan bahwa mereka juga menginginkan perubahan kekuasaan di negara tersebut.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan gugur pada hari pertama operasi militer gabungan tersebut.

Sepanjang rangkaian serangan itu, sejumlah pejabat militer dan politik senior Iran juga dilaporkan gugur, termasuk Kepala Staf Angkatan Bersenjata Abdolrahim Mousavi, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Ali Larijani, Menteri Intelijen Esmail Khatib, Komandan Korps Garda Revolusi Islam Mohammad Pakpour, serta Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional Ali Shamkhani.

Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembunuhan Khamenei sebagai pelanggaran sinis terhadap hukum internasional. Kementerian Luar Negeri Rusia juga mengecam operasi AS-Israel tersebut dan menyerukan de-eskalasi segera serta penghentian permusuhan.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Andrie Yunus Jalani Operasi Terpadu untuk Selamatkan Mata Kanan Usai Diserang Air Keras

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjalani operasi terpadu setelah tim medis menemukan gangguan serius pada mata kanannya. Tindakan ini dilakukan sebagai upaya mempertahankan fungsi organ vital tersebut di tengah proses pemulihan pasca-serangan.

Berdasarkan keterangan resmi Humas Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, pemeriksaan terbaru menunjukkan kondisi kekurangan aliran darah pada bagian bawah mata kanan. Kondisi itu mencakup sekitar 40 persen area dan memicu penipisan jaringan di sekitarnya.

“Tim medis menemukan adanya kondisi iskemia (kekurangan aliran darah) kembali pada area bawah (inferior) sklera mata kanan sekitar 40%, yang menyebabkan penipisan jaringan di sekitarnya. Berdasarkan evaluasi tersebut, diputuskan untuk melakukan tindakan lanjutan guna menjaga kondisi jaringan dan mendukung proses penyembuhan,” demikian dikutip dari siaran pers, Kamis (26/3/2026).

Operasi kemudian dilakukan dengan pendekatan multidisiplin. Tim dokter memindahkan jaringan dari bagian dalam mata untuk menutup area yang terbuka, memasang membran amnion, serta mengembalikan lensa pelindung. Langkah ini ditujukan untuk memperbaiki permukaan bola mata sekaligus menjaga keberlangsungan proses pemulihan jaringan yang terdampak.

Tidak hanya itu, evaluasi lanjutan juga menemukan penipisan jaringan kornea pada bagian atas hingga sisi luar mata kanan. Kondisi tersebut dipicu oleh proses inflamasi yang masih berlangsung. Untuk mengatasinya, tim medis kembali menempelkan membran amnion tambahan dan melakukan penjahitan sementara pada kelopak mata kanan guna melindungi permukaan mata.

Penanganan juga dilakukan dari sisi bedah plastik. Dokter melakukan debridement atau pembuangan jaringan mati lanjutan, disertai tindakan cangkok kulit pada area mata, dada, dan pundak. Prosedur ini menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan luka bakar akibat cairan korosif.

Tim medis menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga keutuhan bola mata kanan serta mengendalikan peradangan agar tidak berkembang lebih jauh. “Fokus utama penanganan adalah mempertahankan integritas bola mata kanan serta mengendalikan proses inflamasi agar tidak berkembang lebih lanjut,” tulis pihak rumah sakit.

Hingga kini, kondisi Andrie Yunus masih berada dalam pemantauan ketat. Perawatan dilakukan secara menyeluruh oleh tim medis multidisiplin, dengan pendekatan berkelanjutan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Artikel ini ditulis oleh:

Andry Haryanto

SBY Soroti Gejolak Energi Global, Dukung Kebijakan Prabowo

Capres Prabowo Subianto bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di rumah kediaman SBY dikawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (21/12/2018). Agenda pertemuan kedua tokoh nasional itu ialah membahas elektabilitas Prabowo-Sandiaga Uno yang diklaim naik. Selain itu membahas situasi politik nasional, evaluasi separuh babak kampanye. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyoroti gejolak pasar global, khususnya terkait harga minyak, gas, dan bahan bakar minyak (BBM), yang dinilai berdampak luas terhadap perekonomian dunia, termasuk Indonesia.

Dalam pernyataannya dari Singapura, SBY mengatakan bahwa meskipun harga energi masih fluktuatif, dampak buruknya sudah mulai dirasakan oleh banyak negara.

“Dari Singapura saya ikut mengamati gejolak pasar global, utamanya harga minyak, gas, dan BBM. Meskipun harga energi masih sangat fluktuatif, dampak buruknya sudah dirasakan oleh semua negara, termasuk Indonesia,” ujar SBY dalam akun x pribadinya @SBYudhoyono dikutip, Kamis (26/03/2026)

Ia menambahkan, sejumlah negara di Asia telah mengambil langkah nyata untuk menyelamatkan perekonomian mereka, meskipun dengan pendekatan yang berbeda-beda.

SBY menilai Indonesia tidak perlu panik dalam menghadapi situasi ini, namun pemerintah harus bertindak cepat dan tepat dalam merumuskan kebijakan.

Mengacu pada pengalamannya saat menjabat presiden, SBY mengungkapkan bahwa lonjakan harga minyak pernah terjadi pada periode 2004–2005, 2008, dan 2013. Kondisi tersebut berdampak pada tekanan fiskal, pelebaran defisit APBN, serta gangguan terhadap stabilitas harga.

“Waktu itu, meskipun tidak mudah, kami memilih kombinasi kebijakan berupa penambahan subsidi dan penyesuaian harga BBM, disertai kampanye penghematan energi secara besar-besaran,” katanya.

Ia mengakui kebijakan tersebut sempat menuai pro dan kontra, termasuk gejolak politik dan aksi unjuk rasa. Namun, menurutnya, langkah itu pada akhirnya mampu menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat berpenghasilan rendah melalui program bantuan langsung tunai (BLT).

SBY juga menyatakan telah memantau langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai tengah menyiapkan kebijakan untuk menghadapi tekanan global tersebut.

Ia menyatakan dukungannya terhadap upaya penghematan energi guna menekan defisit anggaran.

“Yang penting ekonomi kita tetap selamat, pertumbuhan terjaga, inflasi terkendali, dan tidak terjadi PHK besar-besaran. Selain itu, masyarakat kurang mampu harus tetap terlindungi,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Berdasar UU 7/2017, PPP Terancam Tidak Bisa Ikut Pemilu 2029

Muktamar ke-10 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan tema "Transformasi PPP Untuk Indonesia" di Ancol, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). ANTARA/Aria Ananda.
Muktamar ke-10 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan tema "Transformasi PPP Untuk Indonesia" di Ancol, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). ANTARA/Aria Ananda.

Jakarta, aktual.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sudah berusia 53 tahun terancam tidak bisa ikut Pemilu 2029. Hal ini terjadi karena tidak memenuhi ketentuan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) Yasin Muhammad mengatakan, Pasal 176 ayat (2) UU 7/2017 menyebutkan, pendaftaran partai politik peserta pemilu harus ditandatangani oleh ketua umum (ketum) dan sekretaris jenderal (sekjen) atau sebutan lainnya.

Sementara, Pasal 176 ayat 3 menyebutkan, pendaftaran disertai dokumen lengkap, dan pada Pasal 177 huruf a menyebutkan, dokumen lengkap yang dimaksud adalah berita negara yang menyatakan bahwa partai politik terdaftar sebagai badan hukum yakni adanya SK Menkum.

“Namun, dalam kasus PPP terdapat persoalan, karena adanya perpecahan antara ketum Mardiono dengan Sekjen Taj Yasin, sehingga berdampak pada tidak terpenuhinya administrasi, yakni surat-menyurat, termasuk surat keputusan (SK) kepengurusan di tingkat wilayah yang ditandangani ketum Mardiono dengan Wakil Sekjen Jabbar Idris,” kata Yasin kepada media, Kamis (26/3/2026).

Posisi Wakil Sekjen, menurutnya, bukanlah Sekjen atau sebutan lain sebagaimana dimaksud UU.

“Kendala lainnya yang dihadapi PPP yakni tidak terpenuhinya Pasal 177 huruf D, yakni 30% kuota perempuan di tingkat pusat. Dalam kepengurusan DPP PPP tidak memenuhi hal tersebut,” tambah Yasin

Lalu, bagaimana dengan sengketa kepengurusan? Pasal 184 UU 7/2017 menyebutkan, rujukannya adalah SK Menkum. Jadi kepengurusan PPP yang sah dalam administrasi kepemiluan adalah yang ditandatangani Ketum dan Sekjen.

Yasin mengingatkan, ketentuan UU tidak perlu ditafsirkan ulang. Karena itulah, jika tidak sesuai dengan UU maka pendaftaran partai politik bisa didiskualifikasi. Ia pun menyarankan para petinggi partai untuk islah.

“Sebaiknya segera islah agar syarat dalam UU bisa terpenuhi,” kata Yasin.

Hal senada disampaikan Direktur Pusat Polling (Puspol) Chamad Hojin. Hojin menyarankan agar elite PPP untuk introspeksi demi menyelamatkan organisasi.

Menurut dia, islah merupakan harga mati agar partai warisan ulama itu bisa lolos sebagai peserta pemilu.
“Kalau 2024 tidak lolos PT, seharusnya menjadi renungan bersama agar solid menyongsong 2029,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi

Berita Lain