4 April 2026
Beranda blog Halaman 474

Perkuat Literasi Keuangan Syariah, Peran Santri Dinilai Kian Penting

Direktur Utama Bank Syariah Nasional (BSN) Alex Sofjan Noor menyapa para santri usai berfoto bersama dengan Dosen Fakultas Ekonomi Dan Manajemen UNIDA Gontor Royyan Ramdhani Djayusman, Wakil Rektor II Setiawan bin Lahuri, Corporate Secretary BSN Dody Agoeng, Kepala BTN Syariah Solo Toni Ardiansyah saat penyerahan bantuan sosial motor sampah untuk lingkungan pendidikan hijau di sela-sela kuliah umum di Universitas Darusaalam Gontor, Ponorogo, Madiun, Jawa Timur, Kamis (4/12). Dalam sharing session berjudul Peran Pesantren Dalam Mendukung Transformasi Ekonomi & Perbankan Syariah di Indonesia tercetus gagasan untuk mengajak para santri muda dapat mendukung sosialisasi literasi keuangan syariah di Indonesia dengan pertimbangan pondok pesantren sebagai pusat edukasi dan literasi keuangan syariah, penggerak UMKM syariah, penguat ekonomi halal dan laboratorium syariah. Sebelumnya pada hari yang sama BSN berkunjung ke Pondok Pesantren Gontor dan diterima langsung oleh pimpinan pondok pesantren tersebut KH Hasan Abdullah Sahal. Aktual/DOK BSN

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Ahmad Muzani Sambut Sekjen Liga Muslim Dunia, Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani didampingi Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (PKS), Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat), serta perwakilan DPD, pimpinan fraksi, para deputi, dan para tokoh pesantren.menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (Muslim World League), Muhammad Abdul Karim Al-Issa, beserta delegasi di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Kamis (4/12/2025). Aktual/DOK MPR RI

Jakarta, aktual.com – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (Muslim World League), Dr. Muhammad Abdul Karim Al-Issa, beserta delegasi di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Kamis (4/12/2025).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara Indonesia dan dunia Islam, khususnya dalam bidang dialog keagamaan, kebangsaan, dan toleransi. Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, dalam sambutannya menyampaikan penghormatan kepada Dr. Al-Issa dan delegasi dari Makkah Al-Mukarramah.

Ahmad Muzani menjelaskan struktur lembaga perwakilan di Indonesia, mulai dari DPR, DPD, hingga MPR sebagai lembaga gabungan keduanya. Ia menegaskan kembali tiga tugas utama MPR sesuai konstitusi, yakni mengamendemen UUD 1945, melantik Presiden dan Wakil Presiden, serta menjaga ideologi negara yang mencakup Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, kehadiran Sekjen Liga Muslim Dunia memberikan semangat sekaligus pesan bahwa nilai-nilai keagamaan sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan. Ia menekankan bahwa sejak Indonesia berdiri, keberagaman suku, agama, budaya, dan adat justru menjadi fondasi lahirnya negara kesepakatan yang harus dijaga hingga akhir zaman.

“Persatuan adalah syarat utama bagi kesejahteraan, pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi. Kekayaan alam Indonesia hanya akan bermanfaat apabila kita hidup dalam kerukunan dan semangat gotong royong,” ujar Ahmad Muzani.

Ia juga menegaskan bahwa tugas menjaga kebersamaan tidak hanya berada di tangan MPR, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia, termasuk para ulama dan kiai yang terus menanamkan nilai persatuan melalui majelis ilmu dan lembaga pendidikan.

Dalam pertemuan tersebut, ia turut didampingi para Wakil Ketua MPR, yaitu Dr. Hidayat Nur Wahid (PKS), Dr. Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat), serta perwakilan DPD, pimpinan fraksi, para deputi, dan para tokoh pesantren. Selain itu juga didamping Plt. Sekretaris Jenderal MPR Siti Fauziah, S.E., M.M, beserta jajarannya.

“Kehadiran Yang Mulia merupakan kehormatan bagi kami. Semoga Allah membalas segala kebaikan Yang Mulia,” ujar Ahmad Muzani.

Mempererat Hubungan dengan Indonesia

Dalam tanggapannya, Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL), H.E. Dr. Muhammad bin Abdulkarim Al-Issa, menyampaikan apresiasi tinggi atas undangan MPR RI serta kehormatan yang diberikan kepada delegasinya.

Ia menegaskan bahwa kehadirannya dalam pertemuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Liga Muslim Dunia untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia, yang dinilai sebagai salah satu negara muslim paling berpengaruh dan moderat di dunia.

Dr. Al-Issa menyampaikan bahwa dirinya merasa gembira dapat mendengar langsung paparan Ketua MPR mengenai tugas dan kewenangan lembaga tersebut dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

Menurutnya, penjelasan itu semakin memperkuat pemahaman tentang peran strategis MPR dalam menjaga nilai kebangsaan, konstitusi, serta persatuan nasional. Ia juga mengakui bahwa dunia Islam menghadapi beragam tantangan pada berbagai tingkatan.

“Tidak diragukan lagi bahwa terdapat banyak tantangan pada berbagai tingkatan. Namun kami yakin, Majelis Permusyawaratan Rakyat, dengan kekuatan konstitusional yang dimiliki serta kepemimpinan Bapak Ketua, insyaAllah mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut dan membangkitkan semangat masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Ia menuturkan, salah satu hal terpenting adalah perhatian masyarakat Indonesia terhadap nilai-nilai kebangsaan, termasuk menjaga kemerdekaan Indonesia dalam berbagai bentuknya. Karenanya kata dia, tugas utama menjaga persatuan dan kesatuan dalam seluruh aspek kehidupan bernegara merupakan amanah besar yang dijalankan dengan penuh komitmen oleh MPR.

“Indonesia memiliki citra yang sangat baik di mata dunia, baik dalam komunitas global maupun dalam dunia Islam,” ujar Al-Issa.

Menurutnya, citra tersebut dibangun dari kekuatan nilai-nilai keindonesiaan yang harmonis, yang memadukan ajaran keislaman dengan prinsip kerukunan dan toleransi. Ia menegaskan bahwa Indonesia telah menjadi role model bagi banyak negara dalam mempraktikkan kehidupan sosial yang damai di tengah keberagaman.

Dr. Al-Issa juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai fondasi utama keberlangsungan sebuah bangsa. Ia menyampaikan rasa bangga atas hubungan erat antara Liga Muslim Dunia dan MPR RI, serta optimistis bahwa kerja sama ini akan berkembang dalam berbagai agenda dan inisiatif bersama pada masa yang akan datang.

“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua MPR atas undangan dan kesempatan untuk hadir dalam forum yang mulia ini,” katanya.

Di akhir sambutannya, Dr. Al-Issa mendoakan agar Allah SWT memberikan kemudahan dan taufik kepada para pemimpin dan seluruh rakyat Indonesia dalam mewujudkan tujuan dan cita-cita bangsa. Pertemuan kemudian ditutup dengan pembacaan hamdalah bersama.

Untuk diketahui di hari yang sama, pertemuan ini kemudian dilanjutkan dengan acara bertajuk Dialog kekuatan Ideologi Pancasila untuk Perdamaian Dunia, di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Google: Indonesia Jadi Raksasa Baru Industri Kreatif AI Lewat Nano Banana

Jakarta, Aktual.com — Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat penggunaan Nano Banana tertinggi di Asia Pasifik. Secara akumulatif, pengguna di Indonesia menghasilkan hingga 18 juta gambar per hari melalui model pembuatan dan pengeditan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) generatif yang dikembangkan Google DeepMind.

“Kita itu negara kedua tertinggi di Asia Pasifik yang menghasilkan gambar-gambar dari Nano Banana terbanyak. Totalnya mencapai 18 juta gambar per hari,” ujar Manajer Komunikasi Google Indonesia, Feliciana Wienathan, di Jakarta, Kamis (04/12/2025).

Feliciana menjelaskan, tingginya penggunaan ini menunjukkan semakin kuatnya penetrasi teknologi AI kreatif di kalangan pengguna digital Indonesia. Nano Banana dinilai menjadi salah satu fitur paling cepat diadopsi karena mudah digunakan dan memberikan hasil visual instan.

Untuk mengakses fitur tersebut, pengguna cukup membuka Google Lens di perangkat Android atau iOS, memilih mode Buat (Create), lalu menekan ikon pisang kuning yang mengarahkan pengguna ke model Nano Banana.

Google menyediakan sejumlah prompt bawaan, seperti “buat foto saya dengan versi photo booth”. Pengguna juga bisa mengambil foto langsung dan memasukkan prompt secara manual sesuai kebutuhan pengeditan.

“Cukup gunakan follow-up untuk terus mengedit. Setelah selesai, hasilnya bisa disimpan atau dibagikan kepada keluarga dan teman,” jelasnya.

Melalui Mode AI, pengguna juga dapat membuat gambar baru dengan memilih tool Create Image dan memberikan instruksi lanjutan melalui percakapan dengan AI sampai mendapatkan hasil yang diinginkan.

Google menilai peningkatan penggunaan Nano Banana turut mencerminkan pesatnya pertumbuhan industri kreatif digital Indonesia, yang semakin mengandalkan teknologi generatif untuk kebutuhan desain, konten visual, hingga pemasaran.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

DPR Sarankan Menhut Mundur Karena Tidak Paham Persoalan Hutan di Indonesia

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/2/2025). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Jakarta, aktual.com – Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, mengajukan kritik tajam kepada Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dan menyarankan agar ia mengundurkan diri bila dianggap tidak mampu menuntaskan persoalan kehutanan di Indonesia. Usman menilai Raja Juli tidak memiliki pemahaman memadai terkait sektor kehutanan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025). Menurut Usman, izin pelepasan kawasan hutan di Pulau Sumatra selayaknya dihentikan sepenuhnya.

“Pak Menteri lihat nggak bencana Sumatera, seharusnya izin semua disetop. Pak Menteri harus jelaskan berapa tahun harus penanaman ulang dan seperti apa sebenarnya Ibu Ketua, pohon yang diameter dua meter bisa tumbuh kembali sehingga inilah tanggung jawab Pak Menteri. Pak Menteri tidak boleh lempar ke yang terdahulu,” kata Usman dalam rapat.

Dalam kesempatan itu, Usman kembali menegaskan sarannya agar Raja Juli mundur dari jabatan Menhut. Legislator PKB tersebut menilai Raja Juli tidak memahami persoalan kehutanan.

“Kalau Pak Menteri punya hati nurani apa yang disampaikan kan Wakil Ketua, Pak Ahmad Yohan, yang tadi Pak Menteri katakan melalui ayat hadis akhirnya terjadi,” kata Usman.

“Sehingga mohon izin teman-teman Komisi IV, saya keras karena saya paling hatinya kasih sehingga saya saran Pak Menteri, kalau Pak Menteri nggak mampu, mundur aja. Pak Menteri nggak paham tentang kehutanan,” tegasnya.

Usman kemudian menyinggung informasi terkait keluarnya izin pelepasan kawasan hutan di Tapanuli Selatan oleh Kemenhut. Ia mempertanyakan kapan wilayah-wilayah gundul di Sumatra akan kembali ditanami pohon.

“Kenapa saya katakan gitu? saya contoh di Tapanuli Selatan bulan Oktober Pak Menteri keluarkan izin, Bupati sudah katakan syukur-syukur izin ditutup. Ternyata Oktober, 30 November izinnya keluar sehingga apa yang disampaikan oleh Pak Menteri tidak sejalan semua Pak,” kata Usman.

“Jadi seolah-olahnya kita nih ya bisa diakal-akalin semua. Ini ruangan yang terhormat. Saya minta Pak Menteri sekali lagi tolong fokus tiga provinsi ini kapan bisa tanam kembali pohon untuk bisa hidup yang gundul itu,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Sumber Radiasi Nuklir Cikande Terungkap: Dirut PT PMT Diseret Polisi

Jakarta, Aktual.com — Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa sumber radiasi nuklir Cesium-137 di kawasan Cikande yang sempat viral dan meresahkan masyarakat berasal dari aktivitas di PT Peter Metal Technology (PMT). Polisi telah menetapkan Direktur PT PMT, Lin Jingzhang, seorang warga negara Tiongkok, sebagai tersangka.

Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kerawanan Bahaya Radionuklida Cs-137, Bara Krishna Hasibuan, memaparkan kronologi pengungkapan kasus tersebut. Pemeriksaan awal dilakukan tim teknis bersama Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) pada 26 Agustus 2025.

Dari hasil pengukuran, petugas menemukan paparan radiasi 206 mikrosievert per jam pada bagian tungku luar. Pemeriksaan lanjutan pada 29 Agustus 2025 menunjukkan kenaikan signifikan, yakni 700 mikrosievert per jam di bagian tungku dalam.

“Hasil itu mengonfirmasi adanya sumber radiasi yang menempel pada material produksi,” ujar Bara di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Temuan tersebut mengindikasikan adanya barang terkontaminasi yang masuk ke proses peleburan. Tim juga menemukan limbah refraktori yang diduga membawa sisa Cesium-137, namun disimpan tanpa mekanisme pengelolaan resmi sesuai standar keselamatan radiasi.

Sebagian limbah bahkan diketahui telah dibuang ke lapak rongsok di wilayah Cikande. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa sisa pembakaran tungku tercampur dengan aliran limbah scrap.
“Material bekas yang mengandung radionuklida bisa masuk tanpa terdeteksi,” jelas Bara.

Ia menambahkan bahwa barang terkontaminasi tersebut diduga merupakan bagian dari peralatan industri yang sebelumnya menggunakan isotop radioaktif. Pemerintah menilai pengawasan barang rongsok masih memiliki celah serius sehingga kebocoran sumber radiasi dapat terjadi.

Saat ini, penyelidikan difokuskan pada penelusuran pemasok dan jalur pengumpulan rongsok. Pemeriksaan diarahkan kepada perusahaan yang berpotensi menggunakan peralatan radioaktif. Bara memastikan pelacakan sumber Cesium-137 terus dilakukan hingga tuntas, sekaligus mendorong penguatan pengawasan limbah dan barang bekas industri.

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri telah menetapkan Lin Jingzhang sebagai tersangka penyebaran radioaktif Cesium-137. Ia disangka melanggar Pasal 98 Ayat (1) dan/atau Pasal 103 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta ketentuan lain yang relevan dalam UU Cipta Kerja.

Sebelumnya, kasus kontaminasi radiasi ini terungkap setelah USFDA menemukan produk udang asal Indonesia terkontaminasi Cesium-137 pada 14 Agustus 2025. Setelah ditelusuri, udang tersebut diproduksi PT Bahari Makmur Sejati (BMS) di Kawasan Industri Modern Cikande, Banten. Pabrik itu bersebelahan dengan pabrik peleburan baja PT PMT yang mengolah bahan baku scrap metal.

(Rachma Putri)

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Setahun Kerugian Negara Capai Rp330 Triliun, ICW: Pengadilan Masih Lunak pada Koruptor

Mural sapu bersih korupsi. maverick

Jakarta, aktual.com – Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis hasil pemantauan terhadap vonis korupsi sepanjang 2024 dan menemukan kerugian negara mencapai Rp330,9 triliun. Angka ini berasal dari berbagai jenis perkara, mulai dari suap sebesar Rp790,2 miliar, pungutan liar Rp41,2 miliar, hingga tindak pencucian uang yang mencapai Rp7,8 triliun.

Peneliti ICW, Erma Nuzulia Syifa, menekankan bahwa sebagian besar terdakwa berasal dari sektor swasta. Ia menyampaikan bahwa kelompok ini paling sering diproses oleh aparat penegak hukum.

“Di sini, swasta terdapat 603 terdakwa, pegawai pemerintah daerah 462 terdakwa dan kepala desa 204 terdakwa,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

ICW juga menyoroti masalah transparansi putusan. Data dari laporan tahunan Mahkamah Agung (MA) 2024 menunjukkan ada 3.605 putusan perkara korupsi. Namun lebih dari separuhnya, yaitu 1.837 putusan atau sekitar 50,96 persen, tidak tersedia untuk publik. Menurut ICW, minimnya akses tersebut membuat peta pemidanaan sulit dipantau secara menyeluruh.

Temuan lainnya adalah rendahnya hukuman bagi para pelaku. Rata-rata vonis hanya 3 tahun 3 bulan atau 39 bulan. Pola yang terlihat, semakin kecil nilai suap atau kerugian, semakin rendah pula pidananya.

ICW menduga pengadilan belum menunjukkan keberanian menjatuhkan hukuman yang lebih berat. Sementara, penuntut umum dinilai masih terlalu banyak menangani kasus berskala kecil sehingga vonis relatif ringan.

Erma menilai rata-rata hukuman itu belum mencerminkan keseriusan dalam menindak korupsi. “Kalau kita lihat, 3 tahun 3 bulan, itu cukup rendah,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Achmat
Rizky Zulkarnain

Berita Lain