6 April 2026
Beranda blog Halaman 505

Mendagri : Pemerintah Gerak Cepat Pulihkan Dampak Banjir Bandang Aceh

Jakarta, Aktual.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau lokasi banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11/2025). Pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap kerusakan infrastruktur publik, termasuk jembatan nasional yang terputus dan perbaikan jaringan listrik.

Mendagri menyampaikan duka atas bencana yang menimpa masyarakat setempat dan memastikan penanganan dilakukan secara cepat oleh pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. “Kita melihat jembatan nasional, jalan nasional yang menghubungkan Banda Aceh ke Medan, dalam keadaan roboh dan terputus. Kiri-kanannya juga terjadi longsor,” ujar Tito.

Ia menambahkan, kerusakan tersebut mengganggu mobilitas masyarakat dan distribusi barang di jalur utama Aceh–Medan. “Kita berharap semua kekuatan yang ada, dari kabupaten, provinsi, maupun pemerintah pusat, bergerak cepat memulihkan situasi dan membantu para korban,” katanya.

Tito juga meminta kepala daerah mendata jembatan-jembatan yang rusak, terutama yang menjadi akses siswa menuju sekolah. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian khusus terhadap infrastruktur pendidikan.

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, mengapresiasi kunjungan Mendagri dan menekankan perlunya percepatan perbaikan Jembatan Meureudu yang termasuk jalur lintas nasional. “Ini perlu mendapat perhatian pemerintah pusat karena akan memengaruhi perekonomian masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Mendagri juga menyerahkan bantuan berupa air mineral, susu bayi, pakaian, dan perlengkapan salat kepada para pengungsi sambil berdialog untuk menyerap aspirasi warga terdampak.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Konflik PBNU Berlanjut, Cak Imin: Warga NU Pasti Sedih

cak imin
cak imin

Jakarta, Aktual.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PMK), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang sering disapa Cak Imin, mengaku prihatin atas konflik yang berkepanjangan di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Kami prihatin ada peristiwa semacam ini,” kata Cak Imin seusai pembukaan Perkemahan Nasional Pemuda Lintas Iman 2025, di Jakarta, Sabtu (29/11/2025).

Menurut Cak Imin, konflik yang terjadi di internal PBNU tersebut telah membuat sejumlah warga NU merasa sedih. “Saya yakin warga NU semuanya merasa sedih,” ujarnya.

Cak Imin berharap konflik internal PBNU segera selesai. Ia meminta seluruh warga NU dan semua pihak menunggu proses penyelesaian yang sedang berjalan. “Jadi, kita tunggu saja,” katanya.

Konflik internal organisasi masyarakat Islam terbesar di Indonesia itu bermula dari hasil rapat pengurus harian Syuriyah PBNU pada 20 November 2025. Dalam rapat tersebut dinyatakan bahwa Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, dianggap mencemarkan nama baik organisasi karena menghadirkan tokoh zionis, Peter Berkowitz, dalam pelatihan kepemimpinan kader NU tertinggi, yakni Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU).

Atas dasar itu, Gus Yahya diminta untuk mundur dari jabatannya dalam waktu tiga hari atau akan diberhentikan. Namun, Gus Yahya tidak menerima putusan tersebut dan melakukan perlawanan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Banjir Longsor Sumatera, DPR Desak Pemerintah Percepat Penanganan Pengungsi

Banjir bandang di Jembatan Kembar Batas Kota Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025). ANTARA/Isril
Banjir bandang di Jembatan Kembar Batas Kota Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025). ANTARA/Isril

Jakarta, Aktual.com  – Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan, mendesak pemerintah memprioritaskan penanganan pengungsi akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Ia menilai kondisi di lapangan masih memprihatinkan dan respons pemerintah belum maksimal.

“Situasi di Aceh masih sangat memprihatinkan. Pemerintah harus hadir secara penuh untuk memastikan seluruh pengungsi mendapatkan bantuan yang layak dan segera,” kata Irmawan, Sabtu (29/11/2025).

Politikus PKB ini mengungkapkan, ribuan warga terpaksa mengungsi dengan keterbatasan logistik, akses jalan, dan layanan darurat. Selain itu mereka dibayangi ketakutan karena situasi cuaca belum dapat diprediksi.

“Tekanan fisik dan mental para pengungsi ini cukup memprihatinkan sehingga dibutuhkan langkah cepat dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” ujarnya.

Irmawan menegaskan pemerintah harus menempatkan keselamatan dan kebutuhan dasar pengungsi sebagai prioritas, termasuk penyediaan tempat tinggal sementara, air bersih, makanan pokok, hingga popok bayi.

“Yang paling mendesak saat ini adalah makanan, air bersih, tempat tinggal sementara, layanan kesehatan, dan perlindungan bagi kelompok rentan,” tegasnya.

Legislator asal Aceh ini pun mengungkapkan, banyak wilayah terdampak masih terisolasi karena jalan nasional terputus sehingga distribusi bantuan terhambat. Ia meminta Kementerian Pekerjaan Umum segera melakukan perbaikan darurat untuk membuka akses.

“Banyak jalan nasional tertutup dan sulit dilalui. Bila dalam dua hari akses belum dibuka, dampaknya akan semakin besar bagi pengungsi. Saya minta Kementerian PU mengerahkan seluruh kemampuan untuk membuka akses dan memastikan bantuan logistik tersalurkan,” pungkasnya.

 

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Dunia Masuki Next World Order, Indonesia Harus Siap

Jakarta, Aktual.com – Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal menyatakan bahwa dunia tengah memasuki fase baru dinamika global yang ia sebut sebagai Next World Order. Hal itu disampaikannya saat membuka Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025 di Jakarta, Sabtu.

“Dunia sedang memasuki sebuah tatanan baru. Tatanan dunia berikutnya telah berada di depan mata,” ujar Dino.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) menegaskan bahwa tatanan baru tersebut tidak sepenuhnya menggantikan struktur lama, termasuk PBB, ASEAN, dan NKRI. “Banyak hal akan tetap ada dan harus tetap ada,” katanya.

Mantan Duta Besar Amerika Serikat ini menjelaskan, peralihan menuju tatanan baru didorong empat faktor utama: pergeseran distribusi kekuatan global, melemahnya sistem berbasis aturan, menurunnya efektivitas institusi multilateral, dan melencengnya arah moral dunia.

Dino menyoroti perubahan ekonomi global, termasuk meningkatnya jumlah negara berpenghasilan menengah dan kelas menengah dunia. “BRICS kini memiliki PDB berbasis PPP lebih besar dari G7—40 persen banding 28 persen,” jelasnya.

Melihat dinamika tersebut, Dino menilai momentum saat ini penting bagi Indonesia untuk mengambil peran strategis. “Kekuatan diplomasi Indonesia terletak pada gagasan dan idealisme. Ini saatnya Indonesia menjadi salah satu perancang utama tatanan dunia berikutnya,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Walk for Harmony, Menag Ajak Publik Perkuat Harmoni dan Solidaritas Sosial

Menteri Agama Nasaruddin Umar membuka Halaqah Internasional di Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO-Kemenag
Menteri Agama Nasaruddin Umar membuka Halaqah Internasional di Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO-Kemenag

Jakarta, Aktual.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kerukunan umat menjadi fondasi penting bagi kekuatan Indonesia. Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri kegiatan Sholawat Kebangsaan dan Walk for Harmony yang digelar Ditjen Bimas Islam di Surabaya.

Walk for Harmony mengajak kita melangkah bersama dan merawat harmoni dalam keberagaman,” ujar Menag dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Menurut Nasaruddin, kegiatan tersebut bukan hanya bernilai spiritual, tetapi juga memiliki pesan sosial yang kuat. Ia menjelaskan bahwa sholawat menjadi medium yang menghubungkan umat kepada teladan Rasulullah, “sosok yang menjadikan kasih sayang dan persaudaraan sebagai napas kehidupan sehari-hari.”

Ia menambahkan bahwa nilai kasih sayang dan persaudaraan sangat relevan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang plural. Menurutnya, kedua nilai itu merupakan modal sosial penting untuk mencegah potensi gesekan antarkelompok.

“Acara ini menjadi ruang kolektif bagi masyarakat untuk kembali mengingat inti dari kehidupan beragama: saling mengasihi, menghargai perbedaan, dan membangun harmoni,” ujarnya.

Menag juga menyoroti peran penting zakat dan wakaf dalam penguatan kesejahteraan masyarakat. Ia mengatakan bahwa dua instrumen filantropi tersebut memiliki dampak besar jika dikelola secara profesional dan amanah. Zakat dan wakaf, menurutnya, dapat memperkuat solidaritas serta memperluas pemberdayaan sosial.

“Zakat dan wakaf adalah jalan kebaikan yang menyatukan kepedulian, menolong sesama, dan menggerakkan kesejahteraan,” kata Nasaruddin.

 

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Gubernur BI Ungkap Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026, Stabilitas dan Pertumbuhan Tetap Prioritas

Jakarta, Aktual.com — Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 akan lebih baik meskipun ketidakpastian global tetap tinggi. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa ketidakpastian akibat kebijakan proteksionisme dan ketegangan geopolitik diperkirakan berlanjut hingga 2026 dan 2027.

Ia menyoroti lima karakteristik utama yang membentuk kondisi ekonomi global ke depan, salah satunya kebijakan tarif Amerika Serikat yang dapat menekan perdagangan dunia. “Kebijakan tarif AS yang berlanjut ini diperkirakan akan mendorong negara-negara kembali ke pola bilateral dan regionalisme,” ujar Perry dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Grha Bhasvara Icchana, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Selain itu, Perry mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia akan melambat, terutama di Amerika Serikat dan Tiongkok, namun Indonesia diproyeksikan tetap tumbuh positif. “Meskipun negara besar mengalami pelambatan, Indonesia bersama India dan Uni Eropa diharapkan tetap mencatatkan pertumbuhan yang solid,” ucapnya.

Sebagai langkah mengantisipasi ketidakpastian global, Bank Indonesia akan menyesuaikan kebijakan moneter untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan. Perry menegaskan bahwa meskipun inflasi global masih menjadi tantangan, ruang penurunan suku bunga acuan tetap terbuka guna mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi kebijakan antara Bank Indonesia, pemerintah, dan sektor terkait dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional. “Sinergi antara kebijakan moneter, fiskal, dan ketahanan pangan sangat penting untuk memastikan ekonomi Indonesia tetap tumbuh meski tantangan global tinggi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Perry menegaskan bahwa stabilitas ekonomi merupakan kunci pertumbuhan berkelanjutan. “Dengan stabilitas yang terjaga, kita bisa menghadapi tekanan global dan memastikan masyarakat merasakan manfaat dari pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Untuk memperkuat perekonomian, Bank Indonesia akan fokus pada pengembangan sektor industri, pasar keuangan, dan ekonomi digital. Ia menambahkan bahwa kebijakan makroprudensial yang longgar akan mendorong pertumbuhan kredit, sedangkan digitalisasi sistem pembayaran akan diperkuat untuk meningkatkan efisiensi transaksi ekonomi.

Pada 2026, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada rentang 4,9–5,7 persen. Perry optimistis dengan kebijakan yang diterapkan, Indonesia mampu mengatasi tantangan global dan mencatatkan kinerja positif.

(Nur Aida Nasution)

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Berita Lain