12 April 2026
Beranda blog Halaman 605

Ketua Fraksi Golkar MPR Apresiasi Gelar Pahlawan untuk Soeharto

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng. Aktual/DOK DPR RI

Jakarta, aktual.com – Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng, menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang mendalam atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada almarhum Presiden Republik Indonesia ke-2, H. M. Soeharto.

Menurut Melchias Mekeng, penganugerahan tersebut merupakan bentuk penghargaan negara atas jasa-jasa besar almarhum dalam memimpin bangsa Indonesia, menjaga stabilitas nasional, serta meletakkan fondasi kuat bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan politik bangsa.

“Sebagai kader Partai Golkar dan sebagai bangsa Indonesia, kami menyampaikan rasa bangga dan syukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Bapak H. M. Soeharto. Beliau adalah tokoh besar yang mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat. Banyak warisan pembangunan beliau yang masih dirasakan manfaatnya hingga saat ini,” ujar Melchias Markus Mekeng.

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas kebijakan dan keteladanan beliau dalam memberikan gelar tersebut. Menurut Mekeng, keputusan tersebut menunjukkan sikap kenegarawanan yang tinggi serta penghargaan mendalam terhadap sejarah perjuangan bangsa.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo atas keputusan beliau yang berani dan berjiwa besar. Ini bukan hanya penghargaan terhadap sosok Bapak Soeharto semata, tetapi juga pesan penting bagi generasi penerus bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa-jasa para pendahulunya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Melchias Mekeng mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai pengingat akan pentingnya semangat pengabdian dan kerja keras dalam membangun bangsa.

“Kita patut meneladani nilai-nilai pengabdian, disiplin, dan semangat membangun yang telah diwariskan oleh Bapak H. M. Soeharto. Semoga semangat tersebut terus hidup di hati generasi muda Indonesia demi mewujudkan cita-cita nasional menuju bangsa yang maju, berdaulat, dan sejahtera,” tutupnya.

Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan Resmi Jadi Pahlawan, Berikut Biografinya

Makam Syekh Kholil bin Abdul Latif Bangkalan
Makam Syekh Kholil bin Abdul Latif Bangkalan

Jakarta, aktual.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh buruh hingga ulama. Salah satu di antara mereka adalah almarhum Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, ulama karismatik asal Madura yang dikenal luas sebagai guru para kiai di Nusantara.

Upacara penganugerahan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/11). Nama-nama penerima gelar tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Di antara deretan nama tersebut tercantum Syaikhona Muhammad Kholil, yang dikenang sebagai ulama besar sekaligus pejuang di bidang pendidikan Islam di Jawa Timur.

Syaikhona Muhammad Kholil, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah Kholil Bangkalan, merupakan figur sentral dalam sejarah perkembangan Islam di Indonesia. Ia dikenal sebagai pendiri Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil, salah satu pesantren tertua yang berdiri sejak 1861, dan menjadi guru bagi banyak ulama besar serta penggerak kebangkitan keilmuan Islam di Nusantara.

Menurut keterangan dari laman resmi pesantrennya, Mbah Kholil lahir pada 9 Safar 1252 H (25 Mei 1835 M) di Bangkalan, Madura. Beliau adalah putra dari pasangan KH Abdul Latif dan Nyai Siti Khadijah. Dari garis keturunan ayahnya, nasab Mbah Kholil bersambung hingga kepada Rasulullah SAW melalui jalur para ulama dan wali songo. Dalam silsilahnya, empat generasi di atas beliau ialah KH Abdul Latif, KH Hamim, KH Abdul Karim, dan KH Muharrom.

Sejak usia muda, Mbah Kholil tumbuh dalam suasana keagamaan yang kuat. Pendidikan dasar agamanya diperoleh langsung dari ayahnya, KH Abdul Latif. Kecerdasannya luar biasa; ia mampu menghafal seribu bait nadzam dalam kitab Alfiyyah Ibnu Malik dan menguasai berbagai disiplin ilmu seperti fikih dan nahwu dalam waktu singkat.

Perjalanan intelektualnya berlanjut ke berbagai pesantren ternama di Jawa Timur, antara lain Pesantren Langitan Tuban, Pesantren Canga’an Bangil, Pesantren Darussalam Pasuruan, Pesantren Sidogiri Pasuruan, hingga Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Setail Banyuwangi. Tidak berhenti di situ, beliau kemudian melanjutkan pendidikannya ke Tanah Suci Makkah, memperdalam ilmu-ilmu agama seperti tafsir, hadis, fikih, dan tasawuf di bawah bimbingan para ulama besar.

Sekembalinya ke tanah air, Mbah Kholil mendirikan pondok pesantren di Bangkalan yang kemudian menjadi pusat keilmuan Islam di Nusantara. Ribuan santri dari berbagai daerah datang menimba ilmu darinya. Diperkirakan sekitar 500.000 santri pernah belajar kepada beliau, dan sekitar 3.000 di antaranya kemudian menjadi pemimpin umat di berbagai penjuru Indonesia.

Di antara murid-muridnya yang paling terkenal adalah KH Hasyim Asy’ari dan KH Abdul Wahhab Chasbullah, dua tokoh besar pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Dari didikan tangan beliau lahir generasi ulama yang tidak hanya mendalam ilmunya, tetapi juga berperan besar dalam perjuangan dan pencerahan umat di Indonesia.

Sebagai ulama yang produktif, Syaikhona Kholil juga meninggalkan banyak karya ilmiah dalam berbagai bidang ilmu keislaman. Berikut adalah daftar karya beliau yang ditulis langsung dengan tangannya:

  1. Risalah Fi Fiqh al-‘Ibadat (13 Ramadhan 1308 H)
  2. Risalah Isti’dadul Maut (3 Dzulqa’dah 1309 H)
  3. Taqrirat Alfiyah Ibnu Malik (Dzulqa’dah 1311 H)
  4. Taqrirat Nadzam Nuzhatut Thullab fi Qawa‘idil I‘rab (1315 H)
  5. Nadzam Jauharatul ‘Iyan li Ahlil ‘Irfan (1315 H)
  6. Nadzam Maqsud fi Ash-Sharf (Jumat, 5 Muharram 1316 H)
  7. Risalah Khutbah (Jumat, 19 Ramadhan 1323 H)
  8. Matn al-Ajurumiyyah (makna dan taqrir)
  9. Al-Bina’ (makna)
  10. Tasrif al-Izzi (makna dan taqrir)
  11. Maulid Hubbi lis Sayyidina Muhammad (makna)
  12. Maulid Barzanji (makna)
  13. Al-Awamil (nahwu/makna)
  14. Terjemah al-Qur’an al-Karim (makna Jawa)

Warisan keilmuan dan spiritualitas Mbah Kholil menjadi bukti bahwa perjuangan seorang ulama bukan hanya melalui medan perang, tetapi juga melalui pendidikan, ilmu, dan keteladanan. Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada beliau bukan hanya bentuk penghormatan atas jasa masa lalu, tetapi juga pengakuan atas kontribusinya dalam membangun fondasi keilmuan dan moral bangsa Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Timnas Indonesia Raih Kemenangan atas Honduras di Piala Dunia U17

Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 Fadly Fadly Alberto (kedua kanan) berselebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Timnas Honduras U-17 pada laga Grup H Piala Dunia U17 2025 di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Qatar, Senin (10/11/2025). Indonesia menang dengan skor 2-1 dan berada di posisi ketiga dalam grup H. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/YU
Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 Fadly Fadly Alberto (kedua kanan) berselebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Timnas Honduras U-17 pada laga Grup H Piala Dunia U17 2025 di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Qatar, Senin (10/11/2025). Indonesia menang dengan skor 2-1 dan berada di posisi ketiga dalam grup H. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/YU

Jakarta, aktual.com – Kemenangan tim nasional U17 Indonesia atas Honduras dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup H Piala Dunia U17 2025 di Doha, Qatar, Senin (10/11), mengukir sejarah untuk persepakbolaan nasional.

Dikutip dari laman FIFA di Jakarta, keberhasilan menundukkan Honduras menjadi kemenangan pertama Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Dunia U17.

Selain itu, kemenangan tersebut juga yang pertama bagi Indonesia di semua putaran final Piala Dunia, baik senior maupun kelompok umur, yang pernah diikuti oleh tim nasional Garuda.

Kemudian, Indonesia pun menjadi satu-satunya negara ASEAN yang pernah memenangi pertandingan Piala Dunia U17.

Negara ASEAN lain yang pernah berpartisipasi di Piala Dunia U17 yakni Thailand, peserta di edisi tahun 1997 dan 1999, bahkan tidak pernah mendapatkan satu poin pun selama mengikuti turnamen tersebut.

Indonesia sudah dua kali berkompetisi di Piala Dunia U17 yakni pada tahun 2023 dan 2025. Di Piala Dunia U17 2023, Indonesia yang menjadi tuan rumah berhasil mendapatkan dua hasil seri dan sekali kalah dari tiga pertandingan Grup A atau mengantongi dua poin.

Skor imbang diraih dari laga versus Ekuador (dengan skor 1-1) dan Panama (1-1), kekalahan datang saat bersua Maroko (1-3).

Pada Piala Dunia U17 2025, Indonesia yang berada di Grup H berhasil menang atas Honduras 2-1 pada laga pamungkas. Sebelumnya di grup itu, Indonesia takluk dari Zambia (1-3) dan Brasil (0-4).

Selama keterlibatan Indonesia di Piala Dunia U17, hanya ada lima pemain yang berhasil mencetak gol untuk tanah air, dengan total keseluruhan enam gol.

Mereka adalah Arkhan Kaka (dua gol) serta Muhammad Nabil Asyura, Muhamad Zahaby Gholy, Evandra Florasta dan Fadly Alberto yang masing-masing membuat satu gol.

Dengan demikian, Arkhan Kaka masih menjadi pemain Indonesia dengan gol terbanyak di Piala Dunia U17, yang dibuat pada edisi 2023.

Namun, sama seperti Piala Dunia U17 2023, Indonesia pun gagal lolos dari fase grup pada tahun 2025.

Indonesia, yang berada di peringkat ketiga Grup H dengan tiga poin dari tiga pertandingan, tidak dapat melaju ke babak 32 besar Piala Dunia U17 2025 lantaran selisih gol skuad remaja Garuda tidak memungkinkan untuk masuk ke delapan besar peringkat ketiga terbaik yang berhak melangkah ke fase gugur.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Andi Arief dan 36 Tokoh Nasional Tolak Pemberian Gelar Pahlawan untuk Soeharto

andi arief/demokrat
andi arief/demokrat

Jakarta, aktual.com – Politikus Partai Demokrat Andi Arief menyatakan penolakannya terhadap rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto. Sikap itu ia sampaikan bersama 34 tokoh nasional lainnya, termasuk Rachland Nashidik dan Rocky Gerung, yang juga menyatakan keberatan terhadap keputusan tersebut.

Dalam unggahannya di media sosial, Andi Arief menegaskan ketidaksetujuannya atas pemberian gelar yang disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (10/11/2025). Namun, ia mengaku tidak dapat menolak keputusan itu sepenuhnya lantaran Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan dukungan terhadap pemberian gelar tersebut.

“Saya menerima Pak Harto mendapat gelar Pahlawan karena Ketua Umum Partai saya mendukung pemberian gelar itu oleh Presiden Prabowo, tetapi sebagai pribadi saya tidak setuju dengan alasan yang cukup banyak di luar alasan rekonsiliasi,” tulis Andi Arief.

Tak lama kemudian, Andi Arief mengunggah Pernyataan Bersama yang ditandatangani 35 tokoh nasional. Dokumen tersebut juga dibagikan oleh Rachland Nashidik. Dalam pernyataan itu, mereka menilai bahwa langkah pemerintah memberi gelar kepada Soeharto berpotensi mengaburkan sejarah dan mengaburkan batas moral bangsa.

“Kami tak menolak mengakui jasa yang disumbangkan siapa pun terhadap Republik ini, termasuk Soeharto. Tetapi kepahlawanan adalah hal yang jauh lebih besar dan penting dari sekadar menghargai jasa seseorang,” tulis pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa gelar kepahlawanan tidak seharusnya dijadikan sarana untuk menutupi kesalahan dan kejahatan sejarah. Mereka menganggap langkah pemerintah itu justru seperti “menyuntikkan bius amnesia sejarah ke tubuh bangsa.”

“Kepahlawanan adalah mekanisme moral kolektif, cara bangsa mendidik anak-anaknya membedakan benar dan salah dalam sejarah. Ia tidak boleh dikosongkan maknanya menjadi sekadar kemegahan personal, karena sesungguhnya ia adalah kompas moral bagi kehidupan bersama dalam menuju masa depan,” tulis mereka.

Para tokoh tersebut mengakui bahwa rekonsiliasi nasional penting bagi penyembuhan luka sejarah bangsa. Namun, mereka mempertanyakan inkonsistensi negara yang hanya mengakui sebagian sejarah dan menyingkirkan tokoh-tokoh lain yang juga berjuang melawan kolonialisme, tetapi dihapus dari narasi resmi karena perbedaan ideologi.

“Kami bertanya: Apakah bangsa ini telah kehilangan keberanian untuk mengakui sejarahnya sendiri? Apakah nilai-nilai yang hendak diajarkan kepada anak-anak dan cucu kita dari sikap inkonsisten dan mau menang sendiri tersebut?”

Dalam pernyataan itu, mereka juga menyoroti kekhawatiran bahwa pemerintah tengah menanamkan nilai yang keliru kepada generasi muda.

“Bahwa kekuasaan boleh berbuat apa saja sepanjang mendatangkan kemakmuran? Bahwa kepatuhan pada negara lebih penting daripada kemanusiaan dan solidaritas sosial? Bahwa kebebasan adalah ancaman konstan pada pembangunan ekonomi? Bahwa korban-korban boleh jatuh dan dilupakan demi stabilitas politik?”

Pernyataan tersebut ditutup dengan penegasan bahwa apabila pelajaran moral seperti itu diwariskan, maka bangsa Indonesia bukan sedang membangun masa depan, melainkan memperpanjang bayang-bayang masa lalu.

“Terhadap kemungkinan itu, kami menyatakan tidak setuju,” tutup pernyataan tersebut.

Berikut daftar 37 tokoh nasional yang menandatangani penolakan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto:

  1. Andi Arief
  2. Rachland Nashidik
  3. Hery Sebayang
    4.⁠ ⁠⁠Jemmy Setiawan
    5.⁠ ⁠⁠Aam Sapulete
    6.⁠ ⁠⁠Robertus Robet
    7.⁠ ⁠⁠Syahrial Nasution
    8.⁠ ⁠⁠Rocky Gerung
    9.⁠ ⁠Yopie Hidayat
    10.⁠ ⁠⁠Bivitri Susanti
    11.⁠ ⁠⁠Abdullah Rasyid
    12.⁠ ⁠⁠Ulin Yusron
    13.⁠ ⁠⁠Iwan D. Laksono
    14.⁠ ⁠⁠Beathor Suryadi
    15.⁠ ⁠⁠Affan Afandi
    16.⁠ ⁠⁠Zeng Wei Zian
    17.⁠ ⁠⁠Umar Hasibuan
    18.⁠ ⁠⁠Hendardi
    19.⁠ ⁠Syahganda Nainggolan
    20.⁠ ⁠Hardi A Hermawan
    21.⁠ ⁠Denny Indrayana
    22. Benny K. Harman
    23.⁠ ⁠Endang SA
    24.⁠ ⁠Yosi rizal
    25.⁠ ⁠Syamsuddin Haris
    26.⁠ ⁠⁠Khalid Zabidi
    27.⁠ ⁠⁠Monica Tanuhandaru
    28.⁠ ⁠⁠Ikravany Hilman
    29.⁠ ⁠⁠Hendrik Boli Tobi
    30.⁠ ⁠⁠Isfahani
    31.⁠ ⁠⁠Elizabeth Repelita
    32.⁠ ⁠⁠Ronny Agustinus
    33.⁠ ⁠Marlo Sitompul
    34.⁠ ⁠⁠Maulida Sri Handayani
    35.⁠ ⁠⁠Retna Hanani
    36.⁠ ⁠Harlan
    37.⁠ ⁠Jimmi R Tindi

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan saat Anda Berada di Disneyland Paris Bersama Keluarga

Aktual.com – Disneyland Paris merupakan destinasi wisata impian bagi keluarga dari seluruh dunia yang ingin menikmati pengalaman penuh keajaiban. Terletak di Marne-la-Vallée, sekitar 32 kilometer dari pusat Kota Paris, taman hiburan ini menawarkan dua area utama, yaitu Disneyland Park dan Walt Disney Studios Park. Keduanya menghadirkan dunia fantasi yang memadukan atraksi modern, parade spektakuler, hingga karakter ikonik dari kisah Disney yang legendaris.

Bagi Anda yang merencanakan liburan keluarga ke Eropa, Disneyland Paris bisa menjadi pilihan sempurna. Berdasarkan data di Traveloka, tempat wisata ini memperoleh rating 9,2/10 dari lebih dari 159 ulasan pengunjung. Dengan harga mulai dari Rp760 ribuan, Anda sudah dapat menikmati pengalaman seru di salah satu taman hiburan terbaik di dunia. Selain itu, saat mengatur perjalanan ke Eropa, Anda juga dapat mempertimbangkan Swiss Travel Pass di Traveloka untuk memudahkan perjalanan antarkota di Swiss, terutama jika Anda ingin melanjutkan petualangan setelah dari Paris.

Aktivitas Seru di Disneyland Paris

Disneyland Paris bukan sekadar taman hiburan biasa, tempat ini dirancang untuk membawa setiap pengunjung, terutama keluarga, memasuki dunia magis yang penuh kebahagiaan dan kenangan tak terlupakan. Di bawah ini merupakan aktivitas seru yang bisa Anda lakukan:

1. Abadikan Foto-Foto Tak Terlupakan dengan Karakter Favorit Anda

Salah satu pengalaman yang paling dinantikan di Disneyland Paris adalah bertemu langsung dengan karakter Disney favorit. Anda bisa berfoto bersama Mickey Mouse, Minnie Mouse, Donald Duck, Elsa, hingga karakter dari film Pixar seperti Woody dan Buzz Lightyear. Setiap sudut taman dirancang dengan latar belakang menarik, sehingga hasil foto Anda akan terlihat istimewa.

Selain itu, taman ini juga rutin menggelar parade tematik di sepanjang jalan utama Disneyland Park. Parade ini menampilkan karakter Disney dalam kostum megah yang menari diiringi musik ceria. Momen ini menjadi kesempatan terbaik untuk mengabadikan foto keluarga dan menikmati suasana penuh semangat khas Disney. Pastikan kamera atau ponsel Anda siap, karena setiap detik di sini layak diabadikan!

2. Nikmati Hidangan Seperti Tokoh Utama di Restoran Bertema

Setelah puas berpetualang, saatnya Anda mencicipi sajian lezat di berbagai restoran bertema unik di Disneyland Paris. Salah satu pengalaman kuliner paling menarik adalah menikmati hidangan di Auberge de Cendrillon, di mana Anda bisa bersantap sambil ditemani Putri Disney. Bagi penggemar film Toy Story, Anda juga bisa mencoba makan di Buzz Lightyear’s Pizza Planet yang didesain dengan tema luar angkasa.

Tidak hanya makanannya yang menggugah selera, suasana restoran pun dirancang dengan detail mengesankan. Anak-anak akan merasa seolah berada di dunia dongeng, sementara orang dewasa bisa menikmati hidangan khas Eropa dengan pelayanan kelas dunia. Dengan suasana tematik yang menyenangkan, pengalaman bersantap di Disneyland Paris menjadi salah satu momen berharga yang tidak boleh dilewatkan.

3. Berkumpul dengan Pahlawan MARVEL dan Jadilah Salah Satu dari Mereka

Bagi keluarga yang menyukai dunia superhero, Avengers Campus di Walt Disney Studios Park adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Di sini, Anda bisa bertemu langsung dengan karakter ikonik seperti Iron Man, Spider-Man, dan Captain America. Tidak hanya berfoto, Anda juga bisa mencoba wahana interaktif seperti Spider-Man W.E.B. Adventure, di mana pengunjung dapat membantu Spider-Man melawan musuh menggunakan gerakan tangan secara langsung.

Wahana ini menjadi salah satu atraksi paling populer di Disneyland Paris karena menggabungkan teknologi canggih dengan sensasi petualangan yang realistis. Selain itu, terdapat juga Avengers Assemble: Flight Force, wahana berkecepatan tinggi yang memberikan pengalaman menegangkan layaknya menjadi bagian dari tim superhero Marvel. Aktivitas ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengalaman mendalam bagi seluruh anggota keluarga, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Manfaatkan 11.11 Super Sale – Your Sign for a Holiday

Disneyland Paris adalah tempat yang sempurna untuk menciptakan kenangan keluarga yang penuh keceriaan. Dari bertemu karakter favorit, menikmati kuliner tematik, hingga menjelajahi dunia para pahlawan Marvel, setiap aktivitas di sini dirancang untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi Anda dan keluarga.

Kini adalah waktu yang tepat untuk merencanakan liburan ke Disneyland Paris bersama orang-orang tercinta, karena Traveloka menghadirkan Promo 11.11 Super Sale dengan berbagai penawaran menarik selama periode: 5 – 14 November.

  • Cicilan 0% hingga 12 bulan
  • Tiket pesawat luar negeri mulai dari Rp300 ribu
  • Buy 1 Get 1 Hotel & Xperience

*Syarat dan ketentuan berlaku

Dengan promo ini, Anda bisa menikmati perjalanan lebih hemat dan menyenangkan. Pastikan Anda login ke aplikasi Traveloka sekarang agar tidak ketinggalan kesempatan spesial ini. Rencanakan liburan impian ke Disneyland Paris dan rasakan keajaiban yang hanya bisa Anda temukan di tempat paling bahagia di dunia!

Artikel ini ditulis oleh:

Rohadi M Raja

Wawali Harris Bobihoe Ajak Generasi Muda Refleksikan Semangat Perjuangan Pahlawan

Kota Bekasi, aktual.com – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan. Upacara ini berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

Upacara juga diikuti oleh Ketua DPRD Kota Bekasi, perwakilan Forkopimda, Sekretaris TP PKK Kota Bekasi Wuri Handayani dan seluruh aparatur.

Dalam kesempatan ini, Wawali Abdul Harris Bobihoe mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk merefleksikan kembali semangat cinta tanah air dan heroisme yang diwariskan para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan bangsa.

“Peringatan Hari Pahlawan ini adalah waktu yang tepat bagi kita untuk merefleksikan dan mengambil pelajaran dari semangat cinta tanah air serta perjuangan para pahlawan yang sudah memperjuangkan kemerdekaan,” ujar Wawali Abdul Harris Bobihoe

Menurutnya, Hari Pahlawan harus menjadi momentum bagi generasi muda untuk menjadi pionir dalam pembangunan bangsa dan melanjutkan perjuangan para pendiri negeri.

“Dengan begitu, cita-cita para pendiri bangsa akan terwujud, yaitu Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” tambahnya.

Ia mengingatkan bahwa saat ini generasi muda perlu mengisi kemerdekaan dengan kontribusi yang positif. Perjuangan di masa kini, lanjut Wawali Abdul Harris Bobihoe, bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan inovasi, penguasaan teknologi, dan semangat adaptif dalam menghadapi perubahan.

“Sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo, pemuda harus berperan aktif dalam mengisi kemerdekaan dengan langkah-langkah yang positif, mengambil terobosan dalam teknologi dan komunikasi, serta memperkuat wawasan kebangsaan di tengah persaingan global yang makin kompetitif. Kami pemerintah daerah juga terus mendukung program dari pemerintah pusat untuk mewujudkan generasi emas,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun karakter yang menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau kelompok, serta menumbuhkan jiwa kepahlawanan dan cinta tanah air. 

“Kita perlu memiliki kesadaran untuk berkorban demi bangsa. Dari kesadaran ini akan tumbuh rasa tanggung jawab, sikap mendahulukan kepentingan bangsa, dan kegigihan untuk berjuang dalam segala situasi,” ucap Wawali Abdul Harris Bobihoe.

Selepas kegiatan upacara peringatan, Wawali Abdul Harris Bobihoe beserta istri Wuri Handayani, Ketua DPRD, perwakilan Forkopimda, para pejabat eselon dua melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kota Bekasi. Dimometum Hari Pahlawan, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan tanda kasih kepada para veteran pejuang RI. (ADV)

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain