2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 770

Komisi I DPR Bahas Isu Strategis Bareng Panglima TNI dan Tiga Kepala Staf

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta Kepala Staf TNI AD, AL, dan AU, melakukan rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Senin (26/5/2025). Rapat tersebut membahas isu-isu strategis terkait dengan TNI dan pemaparan program TNI Program TNI untuk tahun 2026 mencakup berbagai aspek, termasuk penguatan pendidikan, implementasi teknologi baru, dan operasi pemeliharaan perdamaian dunia. Aktual/TINO OKTAVIANO

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Momen Hangat di KLCC, Keakraban Anwar Ibrahim dan Prabowo di KTT ASEAN

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Aktual/TIM MEDIA PRABOWO

Kuala Lumpur, aktual.com — Ada yang menarik dari suasana pagi di halaman Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Senin (26/5). Bukan semata karena deretan bendera negara ASEAN yang berkibar megah atau penjagaan ketat di sekitar venue KTT ke-46 ASEAN, melainkan karena momen hangat yang tercipta saat Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Begitu turun dari mobil, Prabowo langsung disambut Anwar dengan senyum lebar dan jabatan tangan erat. Tidak ada kesan kaku atau protokoler yang berlebihan—yang tampak justru keakraban dua sahabat lama yang dipertemukan kembali dalam sebuah misi besar: memperkuat solidaritas kawasan Asia Tenggara.

Keduanya berdiri berdampingan, berfoto dengan latar belakang logo KTT ASEAN ke-46 dan menara kembar Petronas yang ikonik. Sebuah simbol persahabatan yang bukan saja penting secara diplomatik, tapi juga menyentuh secara pribadi. Hubungan keduanya memang telah terjalin jauh sebelum menjadi pemimpin negara. Di masa-masa sulit Anwar, Prabowo adalah salah satu sahabat yang setia mengunjunginya. Kisah lama itu kini menjelma menjadi babak baru kerja sama dua negara serumpun.

Usai penyambutan, Prabowo melangkah masuk ke ruang utama sidang untuk mengikuti Sidang Pleno KTT ke-46 ASEAN yang dimulai pukul 09.00 waktu setempat. Forum tahun ini mengusung tema “Inclusivity and Sustainability”—sebuah pesan penting tentang perlunya kolaborasi inklusif dan berkelanjutan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Seperti biasa, prosesi pembukaan dimulai dengan sesi foto bersama para kepala negara dan pemerintahan dari sepuluh negara anggota ASEAN, ditambah Timor Leste sebagai calon anggota. Setelahnya, para pemimpin menempati tempat duduk masing-masing untuk mengikuti agenda resmi yang dibuka langsung oleh Anwar.

Prabowo tampak hadir bersama sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kehadiran Prabowo di forum strategis ini menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendorong integrasi kawasan, memperkuat diplomasi regional, dan menjaga Asia Tenggara sebagai kawasan damai, stabil, dan saling menguntungkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Puspen TNI Pastikan Tidak Pernah Terlibat Aksi Intimidasi

Kapuspen Mabes TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Mabes TNI, Jakarta Timur (ANTARA/Ho-Puspen Mabes TNI)

Jakarta, aktual.com – Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi memastikan pihaknya tidak pernah terlibat dalam aksi mengintimidasi seseorang yang menggunakan hak kebebasan berpendapatnya.

“TNI tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan-tindakan intimidatif terhadap warga yang menjalankan hak konstitusionalnya dalam menyampaikan pendapat,” Kata Kristomei dalam siaran pers resmi Mabes TNI, Senin (26/5).

Pernyataan itu dikeluarkan Kristomei berkaitan dengan adanya intimidasi terhadap seseorang setelah menulis tulisan atau pendapat terkait keterlibatan TNI dalam jabatan sipil di salah satu media massa Indonesia.

Menurut Kristomei, TNI sangat mendukung prinsip kebebasan berpendapat di muka umum serta terbuka akan kritik dari masyarakat.

“Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, pendapat, maupun kritik secara terbuka dan bertanggung jawab,” kata Kristomei.

Dia menilai kebebasan berpendapat adalah bagian dari prinsip demokrasi yang harus di jaga TNI. Karenanya, setiap hak warga dalam memberikan pendapat haruslah dilindungi pemerintah, termasuk TNI.

Kristomei sendiri tidak membenarkan tindakan intimidatif terhadap seseorang yang menggunakan hak kebebasan berpendapatnya.

Menurut dia, pihak yang mengintimidasi seseorang karena menggunakan hak kebebasan berpendapatnya harus ditindak secara hukum.

Kristomei juga tidak membenarkan beberapa pihak yang terkesan menyudutkan instansinya karena dianggap terlibat dalam aksi intimidasi tersebut.

“TNI mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap upaya-upaya provokasi dan penggiringan opini yang menyesatkan,” kata Kristomei.

“Kami menolak keras segala bentuk tuduhan yang diarahkan kepada TNI tanpa bukti, data, fakta yang kredibel dan sah,” tambah dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Indonesia dan China Bangun Kerjasama di Bidang Ekonomi dan Rantai Pasok

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan China Wang Wentao menandatangani dua Nota Kesepahaman (MoU) Strengthening Economic Cooperation in Industrial and Supply Chain dan Memorandum on Two Countries Twin Parks Cooperation Project, Jakarta, Minggu (25/5/2025) ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Jakarta, aktual.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan China Wang Wentao menandatangani dua Nota Kesepahaman (MoU) Strengthening Economic Cooperation in Industrial and Supply Chain dan Memorandum on Two Countries Twin Parks Cooperation Project.

Kedua MoU ini merupakan bagian dari empat MoU yang telah disepakati oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri China Li Qiang sebelumnya.

“Penandatanganan kedua memorandum ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Presiden RI dan Presiden China yang telah dilakukan pada pertemuan bilateral sebelumnya, serta mencerminkan komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Senin (26/5).

MoU Economic Cooperation in Industrial and Supply Chain dirancang untuk memperkuat kemitraan dalam pengembangan industri dan penguatan rantai pasok bilateral, dengan fokus pada sektor-sektor strategis seperti manufaktur, logistik, teknologi tinggi, serta energi baru terbarukan.

Airlangga berharap kerja sama ini dapat membawa potensi investasi kurang lebih Rp81,5 triliun dan diproyeksikan akan menciptakan sekitar 15 ribu lapangan kerja di Indonesia.

Kedua negara bersepakat untuk mendorong partisipasi berbagai jenis pelaku usaha, termasuk UMKM, untuk terlibat dalam kerja sama ekonomi di bidang industri dan rantai pasok.

Selain itu juga disepakati untuk memfasilitasi pengembangan proyek-proyek industri di sektor-sektor utama, baik di dalam kawasan Two Countries Twin Parks seperti Batang–Yuanhong, maupun di lokasi-lokasi lain yang disepakati bersama sebagai perluasan dari proyek percontohan awal.

“MoU ini tidak hanya menunjukkan komitmen bersama Indonesia dan China dalam memperdalam kerja sama ekonomi, tetapi juga membuka ruang yang luas bagi masuknya investasi berkualitas tinggi, transformasi industri berbasis nilai tambah, dan pengembangan kawasan industri terintegrasi yang berdaya saing global,” ujar Airlangga.

Sebagai kelanjutan dari penguatan kerja sama industri, Indonesia dan China juga menandatangani Memorandum on Two Countries Twin Parks Cooperation Project yang diharapkan menjadi model kerja sama dua arah di sektor ekonomi dan perdagangan.

Kedua negara bersepakat untuk menciptakan lingkungan kerja sama ekonomi dan perdagangan yang berkelanjutan, jangka panjang, dan stabil dengan prinsip kesetaraan serta saling menguntungkan.

“Proyek Two Countries Twin Parks menjadi simbol kemitraan masa depan, yang tidak hanya menghubungkan kawasan industri, tetapi juga mempertemukan teknologi, SDM, dan inovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tuturnya.

Kedua negara juga berkomitmen untuk memberikan dukungan kebijakan dan fasilitas untuk kelancaran implementasi proyek, serta meningkatkan pemantauan pelaksanaan proyek guna mengevaluasi hasil dan dampaknya terhadap pengembangan kawasan industri dan peningkatan investasi dua arah.

“Kerja sama dalam kerangka Two Countries Twin Parks akan diimplementasikan pada beberapa kawasan industri strategis di Indonesia, antara lain Kawasan Industri Terpadu Batang, Kawasan Industri Wijayakusuma di Semarang, dan Kawasan Industri Bintan. Inisiatif ini menargetkan potensi investasi sebesar kurang lebih Rp61,5 triliun dan diharapkan mampu menyerap sekitar 10.500 tenaga kerja di berbagai sektor industri,” kata Menko.

Lebih lanjut, melalui penandatanganan dua MoU ini, diharapkan hubungan bilateral Indonesia-China semakin kuat dan berkontribusi nyata terhadap penciptaan nilai tambah industri, peningkatan investasi, serta kesejahteraan masyarakat kedua negara.

“Kerja sama ini akan dikoordinasikan secara teknis oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian dan Lembaga terkait, kemudian akan ditindaklanjuti melalui pembentukan Joint Committee, guna memastikan implementasi yang tepat sasaran dan berkelanjutan dari masing-masing kesepakatan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Indonesia Secara Resmi Pindah dari WHO Asia Tenggara ke Pasifik Barat

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha (kanan depan) dalam acara Sidang World Health Assembly (WHA) ke-78 di Jenewa, Swiss, Jumat (23/5/2025). ANTARA/HO - Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Jakarta, aktual.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengesahkan keputusan perpindahan Indonesia dari kelompok Kawasan Asia Tenggara (South-East Asia Region) ke Kawasan Pasifik Barat (Western Pacific Region).

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (26/5), Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan keputusan tersebut disahkan secara konsensus oleh seluruh negara anggota WHO pada sesi Sidang World Health Assembly (WHA) ke-78 di Jenewa, Swiss.

Perpindahan ini, kata Kunta, didasari oleh sejumlah hal yang dipelajari saat pandemi COVID-19, yakni pertimbangan epidemiologis Indonesia dan kesamaan isu kesehatan serta kedekatan geografis dengan negara-negara di kawasan Pasifik Barat.

Dia menilai pandemi itu menyadarkan perlunya Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dengan negara-negara tetangga terdekatnya guna mengatasi tantangan kesehatan bersama.

“Keputusan perpindahan ini diambil sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat kolaborasi kesehatan lintas kawasan dan memperluas jejaring kerja sama di bidang kesehatan masyarakat,” ujar Kunta.

Menurutnya, bergabung dengan Western Pacific Regional Office (WPRO) sejalan dengan visi Indonesia untuk memperkuat diplomasi kesehatan dan memperluas akses terhadap inovasi serta sumber daya kesehatan global.

Dia menjelaskan fakta bahwa Indonesia berbagi perbatasan darat dan laut dengan 10 negara dan memiliki penerbangan langsung ke 18 negara, dimana perbatasan tersebut sebagian besar adalah dalam koordinasi kerja sama WHO di kawasan Pasifik Barat. Provinsi-provinsi paling timur di Indonesia, seperti Papua dan Maluku, memiliki kedekatan geografis dan tantangan kesehatan yang sama dengan negara-negara Kepulauan Pasifik.

“Demikian pula masyarakat kita di Sumatera yang secara etnik dan kultur dekat dengan Malaysia serta Singapura yang merupakan negara anggota WPRO. Posisi geografis dan konektivitas tersebut meningkatkan risiko epidemiologi, termasuk pelintasan penduduk di perbatasan ataupun mobilitas internasional yang tinggi,” katanya.

Hal-hal tersebut menggarisbawahi pentingnya upaya surveilans dan respons penyakit lintas batas yang kuat dengan negara-negara di WPRO.

Dia menyebutkan perpindahan ini diharapkan akan membuka kesempatan luas bagi Indonesia dalam berbagi pengalaman, memperkuat kapasitas penanganan penyakit menular dan tidak menular, serta mempercepat pencapaian target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) bidang kesehatan.

Perubahan ini efektif berlaku mulai 23 Mei 2025 dan seluruh proses transisi akan dilakukan secara bertahap dengan koordinasi intensif antara Pemerintah Indonesia, WHO SEARO, dan WHO WPRO.

Indonesia, katanya, akan tetap juga menjaga hubungan erat dan kolaborasi dengan negara-negara anggota South-East Asia Regional Office (SEARO) baik secara bilateral maupun kolaborasi global yang selama ini telah terjalin baik.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Presiden Prabowo Hadiri Sidang Pleno KTT ke-46 ASEAN

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Sidang Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang berlangsung di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Malaysia, pada Senin (26/5). Aktual/DOK TIM MEDIA PRABOWO

Kuala Lumpur, aktual.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Sidang Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang berlangsung di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Malaysia, pada Senin (26/5) pukul 09.00 waktu setempat (Waktu Piawai Malaysia).

KTT ASEAN kali ini mengusung tema “Inclusivity and Sustainability” sebagai bentuk komitmen negara-negara Asia Tenggara dalam memperkuat kerja sama yang inklusif dan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan global.

Prosesi dimulai dengan kedatangan para kepala negara dan pemerintahan dari seluruh negara anggota ASEAN, yang kemudian melakukan sesi foto bersama. Usai sesi tersebut, para pemimpin negara menempati tempat duduk masing-masing untuk mengikuti rangkaian acara resmi.

Sidang secara resmi dibuka oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

Prabowo hadir didampingi sejumlah pejabat dari Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan P. Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Negara-negara anggota ASEAN yang hadir meliputi Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja. Selain itu, Timor Leste turut hadir sebagai negara calon anggota.

Kehadiran Prabowo di forum regional ini menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat integrasi kawasan serta menjalin hubungan yang stabil dan saling menguntungkan di Asia Tenggara.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Berita Lain