Malang, Aktual.com — Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo menghadiri Rapim Polda Jatim yang dibuka Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji di Batu, Kamis (11/02).

“Dalam rapim itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi dan Gubernur Jatim Soekarwo juga menyampaikan pembekalan kepada peserta rapim yang berlangsung hingga Jumat (12/2),” demikian kata Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya Kolonel Inf Washington S, kepada jurnalis media, pada Kamis malam.

Kepada peserta Rapim Polda Jatim, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi mengharapkan peserta menjadikan rapim sebagai wahana untuk mencari solusi permasalahan bangsa saat ini.

“Saat ini, globalisasi telah mengikis rasa nasionalisme bangsa yang secara langsung mempengaruhi tatanan kehidupan bangsa dan negara Indonesia,” katanya.

Sebagai abdi masyarakat, anggota TNI/Polri harus ikut bertanggung jawab dalam menanamkan wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai nasionalisme, cinta Tanah Air dan semangat bela negara kepada generasi muda penerus bangsa.

Terkait tugas pokok TNI, Pangdam mengutip UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yaitu tugas TNI melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

“Diantara 14 Tugas Pokok OMSP antara lain mengatasi Aksi Terorisme, Pemberdayaan wilayah Pertahanan dan Kekuatan Pendukungnya secara dini sesuai dengan Sisten Pertahanan Semesta,” katanya.

Selain itu, juga membantu tugas Pemerintah Daerah dan membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat yang diatur dalam Undang-undang.

“Untuk melaksanakan tugas pokok OMSP di Jawa Timur, kami bekerja sama dengan pemerintah daerah melaksanakan ‘Serbuan Teritorial’ seperti TMMD, pengamanan Pilkada, jambanisasi, ketahanan pangan, RTLH untuk masyarakat tidak mampu, menyukseskan Program KB Kesehatan, dan penghijauan di sepanjang badan jalan provinsi,” katanya.

Selain itu, Kodam V/Brawijaya juga melaksanakan pembinaan kepada generasi muda dengan menanamkan wawasan kebangsaan, serta dalam menjaga keutuhan umat beragama juga melaksanakan silahturahmi antar umat beragama dan segenap komponen bangsa.

“Sinergitas Kodam V/Brawijaya dengan Pemprov dan Polda Jatim beserta segenap masyarakat bertujuan untuk menciptakan pembangunan yang aman dan nyaman di wilayah Jawa Timur,” katanya.

Di Jatim, Pemprov, Kodam V/Brawijaya, dan Polda Jatim mengembangkan hubungan sinergi “Tiga Pilar” untuk mengantisipasi berbagai persoalan di Jatim dengan mengerahkan kepala desa, Babinsa, dan BabinKamtibmas di tingkat bawah se-Jatim.

()