Surabaya, Aktual.co — Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan 84 ambulans, yang terdiri dari 65 ambulan dari dinas kesehatan, 5 ambulan dari RSUD, 6 ambulan dari Dinas Sosial, dan 5 Ambulan dari PMI, ditambah 5 ambulan dari rumah sakit swasta.
Belasan diantaranya sudah berada di sisi barat bandara juanda agar tidak menggangu lalu lintas keluar masuk bandara. Sementara sisanya berada di balai kota Surabaya.
Nantinya ambulan ini akan disiapkan untuk keperluan jenazah yang tiba di bandara, agar saat membutuhkan ambulans tidak kesulitan mencari.
“Jadi ambulan ini disiapkan agar ketika jenasah datang, yang di sini tidak kebingungan. ” Ujar Kepala Kesbanglinmas Kota Surabaya, Sumarno.
Ambulans juga bisa dilakukan sebagai antisipasi terhadap keluarga penumpang bila mengalami serangan jantung atau hal yang tidak diinginkan sehingga cepat dibawa ke rumah sakit terdekat.
Pasca kabar ditemukannya serpihan pesawat Air Asia dan beberapa jasad, belasan keluarga penumpang di terminal juanda jatuh pingsan, Selasa (30/12).
Berbagai reaksi kesedihan dari keluarga dan kerabat penumpang AirAsia QZ8501 ini membuat suasana terminal menjadi panik. Para patugas disibukkan untuk menenangkan suasana.
Salah satu keluarga pramugari AirAsia QZ 8501, Hairun Nisa (22), mengaku iklas dan pasrah.
“Saya iklaskan saja. Mungkin saja ini jalan yang terbaik.”
Artikel ini ditulis oleh:

















