Palestina, Aktual.com – Kondisi kesehatan di Jalur Gaza yang dikuasai HAMAS berada di ambang kehancuran di tengah kekurangan obat dan pasokan medis.
Yousef Abu Ar-Reesh, Wakil Menteri Kesehatan di Jalur Gaza menyebutkan, kementeriannya melewati satu tahap yang paling buruk akibat krisis yang bertambah parah di sektor kesehatan ini.
Abu Ar-Reesh menyatakan, persentase defisit obat-obatan mencapai 50 persen. Ia menambahkan ada kekurangan 27 persen obat yang bisa dikonsumsi, dan 58 persen bahan laboratorium serta bank darah.
Situasi bertambah parah oleh terus menipisnya obat darurat akibat bentrokan Palestina-Israel selama beberapa pekan belakangan di sepanjang perbatasan Israel dan Jalur Gaza.
Abu Ar-Reesh mengaku, kurangnya pasokan obat-obatan mempengaruhi semua kategori pasien di daerah kantung Palestina itu. Dia pun berseru donor dunia agar mendukung Kementerian Kesehatan dan mencegah ambruknya sektor kesehatan.
Artikel ini ditulis oleh:
Antara
















