Jakarta, Aktual.com — Pengusutan kasus korupsi di bawah perintah Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso dianggap mengganggu stabilitas ekonomi Indonesia. Alasan itu pun yang membuat wacana pencopotan Budi Waseso dari jabatan Kabareskrim Polri.

Menurut anggota DPR RI periode 2014-2019 dari fraksi PDIP, Masinton Pasaribu menyebut pernyataan bahwa Kabareskrim telah mengganggu iklim ekonomi, adalah pernyataan orang sesat.

“Pernyataan tentang bahwa langkah Buwas itu dianggap mengganggu stabilitas ekonomi, menciptakan kegaduhan, itu adalah pernyataan sesat. Orang-orang yang tidak ingin pemberantasan korupsi ini berjalan,” tegas Masinton, di gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/9).

Dia pun menilai jika kinerja Bareskrim dalam penanganan beberapa kasus korupsi besar seperti, penjualan kondensat bagian negara oleh BP Migas dan proyek pengadaan ‘mobile crane’, sudah bagus.

Ketua Dewan Pimpinan Nasional Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) itu, juga meminta seluruh eleman masyarakat untuk terus mendukung Bareskrim demin menuntaskan berbagai kasus yang tengah ditangani.

“Sudah cukup bagus. Kita butuh polisi yang berani. Dan sekarang keberanian itu sudah muncul. Dan keberanian itu harus diberikan ‘support’ moral maupun secara politik. Agar polisi lebih berani lagi mengungkap kasus-kasus besar,” pungkasnya.

(Nebby)