Jakarta, Aktual.co — Media massa Malaysia, memberitakan bahwa, pemain tunggal putra nomor satu dunia, Lee Chong Wei, gagal dalam tes obat terlarang. Dan pemberitaan tersebut menimbulkan kejutan bagi masyarakat Malaysia.

Dilansir dari AFP, Rabu (22/10), Menteri Olahraga Malaysia, Khairy Jamaluddin mengatakan, sehari sebelumnya bahwa ada atlet negara yang diperiksa positif menggunakan obat terlarang.

Ia tidak bersedia menyebutkan nama atlet itu, karena pemeriksaan masih sedang berlangsung.

Tapi koran The Star melaporkan dalam laman mereka, bahwa Lee menjalani pemeriksaan itu dan berdasar tes random dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia di Kopenhagen akhir Agustus lalu, atlet itu positif menggunakan obat terlarang.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), belum bersedia mengomentari hal itu, hanya menyebutkan bahwa regulasi anti-doping akan menentukan hal itu, sedangkan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia dan beberapa ofisial lain tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentarnya.

Lee (31) merupakan ikon olahraga nasional di kawasan Asia Tenggara dan secara konsisten berada di puncak peringkat bulu tangkis dunia, kendati gagal memenangi turnamen dunia dan Olimpiade.

Khairy mengatakan dalam pernyataannya dewan anti-doping negara itu menerima surat dari federasi olahraga internasional pada 1 Oktober tentang kegagagal tes doping itu dalam turnamen internasional.

Ia menambahkan, atlet itu memberikan contoh lain untuk diperiksa lebih lanjut dan hasilnya masih belum diumumkan. Ia tidak memberi rincian kapan hasil pemeriksaan itu diketahui.

Khairy mengatakan, ia sudah meminta semua ofisial organisasi olahraga untuk “melakukan pemeriksaan serius” tentang pemeriksaan dan pemberian obat kepada Lee.

Bila ini tetap dinyatakan positif, maka ini merupakan yang kedua atlet Malaysia terkena skandal obat terlarang.

Awal bulan ini, kepala federasi wushu Malaysia mundur sebagai pertanggungjawaban setelah juara Asian Games Tai Cheau Xuen diperiksa positi menggunakan obat terlarang sehingga medaliemasnya dicopot.

Di Kopenhagen, Lee kalah atas atlet Tiongkok Chen Long pada pertandingan final.

Artikel ini ditulis oleh: