“Sekarang sudah diamankan Tim Jihandak ke Mako Brimob di Aramiyah. Kita perkirakan bahan peledak itu tertanam saat konflik di Aceh, karena kondisinya sudah sangat berkarat,” kata Erwin.
Dia mengimbau masyarakat yang menemukan bahan peledak atau benda yang mencurigakan serta mirip bahan peledak segera informasikan ke polisi terdekat, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah masyarakat.
“Jika menemukan sejenis bahan peledak jangan pernah menyentuhnya, apalagi memukul dan mengetuknya, karena sangat rawan meledak dan dapat menimbulkan korban jiwa,” kata AKP Erwin Satrio Wilogo.
Ant
(Wisnu)
Artikel ini ditulis oleh:
Antara
















