Jakarta, Aktual.co —Sembilan Mahasiswa dan dokter Inggris dikhawatirkan telah pergi ke Suriah untuk bekerja di wilayah yang dikuasai oleh kelompok yang menamakan diri Negara Islam (IS) di Suriah dan Irak atau ISIS.
Usia mereka ada yang hampir 20 tahun dan sebagian lainnya 20 tahun ke atas. Di sana mereka mempelajari ilmu Kedokteran di Sudan.
Sebagian keluarga mereka, yang mengunjungi perbatasan Turki-Suriah, mengatakan kepada BBC mereka sangat mengkhawatirkan keselamatan mereka. Rombongan kedokteran itu telah memasuki Suriah lebih seminggu lalu.
Wartawan BBC di Turki, Mark Lowen, mengatakan sebagian dari anggota kelompok ini mengirim sejumlah pesan kepada orang tua mereka dengan mengatakan mereka melakukan pekerjaan sukarela membantu warga Suriah.
BBC, menggambarkan kelompok tersebut sebagai warga Inggris-Sudan, melaporkan keluarga mereka telah mengunjungi Gaziantep, Turki Selatan sebagai upaya untuk menemukan mereka.
Salah satunya, ayah anggota kelompok itu, mengatakan dirinya tidak mendapatkan bantuan yang cukup dari pemerintah Inggris dan Turki.
Dia tidak memahami bagaimana Turki dapat mengizinkan kelompok begitu besar melintasi perbatasan. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Inggris menyatakan, telah memberikan bantuan konsuler kepada para keluarga.
Artikel ini ditulis oleh:












