Sorong, aktual.com – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, mendorong peningkatan kapasitas kelompok usaha masyarakat nelayan di Distrik Kofiau dengan studi tiru yang dilakukan di daerah yang telah maju.

Anggota DPRD Raja Ampat, Feronika Watem di Sorong, Minggu memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AK) yang membawa wanita kelompok usaha nelayan Kofiau guna belajar pengelolaan hasil perikanan di Makassar.

Dia mengatakan, kegiatan studi tiru kelompok nelayan ibu-ibu Kofiau tersebut sangat bermanfaat sebab mereka melihat cara pengolahan ikan hasil tangkapan menjadi bernilai ekonom tinggi.

Menurutnya, banyak hasil perikanan di Distrik Kofiau yang dapat dikelola hingga menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun keterbatasan pengetahuan dan kurangnya pelatihan membuat masyarakat setempat belum bisa memanfaatkan potensi yang ada.

Ia berharap dengan studi tiru tersebut ibu-ibu kelompok nelayan Kofiau dapat mengelola hasil tangkapan dari suami mereka menjadi produk yang berekonomi tinggi untuk kesejahteraan keluarga.

“Kami berharap ibu-ibu kelompok nelayan Kofiau yang terlibat dalam studi tiru tersebut termotivasi dengan kelompok nelayan di Makassar sehingga apa yang mereka dapatkan di sana dapat dikembangkan di Kofiau,” ujarnya.

Dikatakan, permasalahan ekonomi kerap dialami oleh perempuan di daerah pesisir, bahkan permasalahan ekonomi dapat juga menimbulkan kekerasan dalam rumah tangga.

Karena itu, tambah dia, Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kapasitas kaum perempuan pesisir dengan berbagai pelatihan agar dapat mengelola potensi perikanan yang ada untuk peningkatan ekonomi keluarga. [Eko Priyanto]

(Zaenal Arifin)