Ilustrasi- dua botol vaksin moderna

Jakarta, Aktual.com – pemimpin Moderna, Stephen Hoge mengatakan Pabrikan pembuat vaksin Moderna akan membuat vaksin penguat atau booster Covid-19 yang menargetkan varian Omicron dan menyatakan siap mengajukan otorisasi penggunaan darurat pada bulan Maret tahun depan.

Suntikan penguat atau booster pembawa gen yang khusus menargetkan mutasi pada varian Omicron, akan menjadi cara tercepat untuk mengatasi kemungkinan pengurangan efektivitas dan efikasi vaksin Covid-19 saat ini terhadap varian Omicron.

“Kami sudah memulai program itu,” ujar Stephen Hoge dilansir dari Straits Times, Rabu (1/12) kemarin.

Moderna juga dilaporkan sedang mengerjakan vaksin multi-valent yang akan mampu menangani hingga empat varian virus corona yang berbeda termasuk Omicron.

Hoge mengungkapkan, Badan Pengatur Obat dan Makanan FDA saat ini sedang mengukur dan menilai ancaman terhadap perlindungan vaksin yang ditimbulkan oleh varian Omicron. Badan tersebut dapat memberikan garis waktu yang lebih cepat, mirip dengan cara menyetujui vaksin untuk influenza, dengan menyetujui perubahan jenis flu, yang akan mempersingkat garis waktu tiga hingga empat bulan.

Di Amerika Serikat, vaksin flu berlisensi dapat diperbarui setiap musim dengan mengganti jenis virus baru yang diyakini paling mungkin menyebabkan penyakit di musim flu yang akan datang, tanpa perlu uji klinis besar dan acak.

(Diva Ladieta)

(Aktual Academy)