Washington, aktual.com – Marzieh Hashemi, pembaca berita televisi Iran kelahiran Amerika telah ditangkap sebagai saksi materi dalam investigasi federal Amerika Serikat yang tak diungkapkan, menurut perintah pengadilan federal yang diberikan pada Jumat (18/1) waktu setempat.

Atas permintaan Departemen Kehakiman, Hakim Distrik AS Beryl Howell mengeluarkan perintah itu, konfirmasi resmi pertama AS terkait laporan-laporan mengenai penangkapan Hashemi, yang bekerja untuk televisi berita berbahasa Inggris, Press TV.

Perintah itu, yang menyetujui penutupan sebagian informasi dalam kasus ini, menyebutkan Hashemi ditangkap berdasarkan surat perintah saksi materi yang dikeluarkan oleh hakim federal tetapi “tidak dituduh terlibat kejahatan.”

Hashemi sudah tampil di pengadilan dua kali, dan pemerintah AS memperkirakan pembebasannya segera setelah ia selesai memberikan kesaksian di depan juri yang menyelidiki pelanggaran-pelanggaran hukum kejahatan AS, menurut perintah itu.

Tak dijelaskan lebih rinci mengenai perkara itu, yang menambah ketegangan antara pemerintah Iran dan AS akibat penarikan AS dari perjanjian nuklir Iran, pemberlakuan kembali sanksi-sanski AS, penahanan para warga negara yang memiliki kewarganegaraan ganda Iran-Amerika oleh Iran.

Iran telah mengimbau pembebasan segera Hashemi, yang menurut saluran Press TV yang dikelola negara itu dia ditahan pada Ahad oleh FBI di Bandar Udara Internasional St. Louis Lambert.

Pada Sabtu, Press TV yang mengutip putera Hashemi mengatakan para pejabat AS telah melarang anggota keluarga berbicara kepada media. Televisi itu tidak memberikan rincian lebih jauh dan laporan tersebut tidak dapat segera dikonfirmasi.

FBI dan Departemen Kehakiman menolak mengonfirmasi penangkapannya atau berkomentar mengenai kasus itu.

Ant.

(Zaenal Arifin)