Jakarta, Aktual.co — Pengamat intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menyarankan kepada Presiden Joko Widodo untuk berhati-hati memilih calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
“Sosok Kepala BIN ke depan harus memiliki pola kerja yang cenderung matang dalam mengelola deteksi aksi dan deteksi dini serta lebih “outward looking” ketimbang inward looking,” kata politisi Partai Hanura ini, di Jakarta, Jumat (7/11).
Mantan anggota Komisi I DPR periode 2009-2014 ini, mengatakan, Kepala BIN seyogyanya tak hanya memahami intelijen pertahanan, keamanan, ekonomi dan cyber, melainkan dapat mengerti dalam mengatasi perang non tradisional.
Sosok yang cocok bagi Presiden Jokowi, bukan sosok yang banyak bicara. Akan tetapi sosok yang banyak kerja. Bahaya sekali, jika BIN dipimpin oleh orang yang tak punya integritas dan ambivalent dalam loyalitasnya, serta banyak omong atau bergunjing, tuturnya.
Menurut dia, untuk memilih calon Kepala BIN tidak harus pernah menjabat di BIN, tetapi harus memiliki pengetahuan bidang intelijen yang luas, dan memiliki konsep untuk menjadikan masyarakat di seluruh negeri memiliki kemampuan ‘early detection’ dan ‘early warning’.
Upaya pencegahan, kata Nuning sapaan Susaningtyas, dapat lebih diutamakan daripada penanggulangan. Masyarakat harus menjadi agen lapangan informal, sehingga perlu kemampuan penggalangan.
“Dalam dunia intelijen moderen di Indonesia tidak bisa lepas dari kriteria, pimpinan lembaga Intelijen yang paham  dan update, tidak out of date terhadap semua aspek-aspek kehidupan masyarakat, bangsa dan negara,” katanya.
Kepala BIN nantinya harus memahami perkembangan regional dan internasional sehingga bisa merumuskan potensi ancaman keamanan nasional untuk disajikan secara faktual kepada presiden. Sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan sebagaimana kebijakan yang dicanangkan.
Oleh karena itu, Nuning menegaskan kembali, diperlukan kriteria seorg Kepala BIN yang cakap, smart, jujur, berani, serta bertanggungjawab. Fleksible, tapi memiliki disiplin dan integritas tinggi, loyalitas serta visioner.

()

()