Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —Penyakit ‘Multiple Scelerosis (MS)’ juga bisa menyerang dengan bermacam pola, seperti kondisi yang membaik kemudian memburuk lagi, atau juga terus memburuk. Beberapa gejala yang paling umum yaitu, gangguan penglihatan, melemahnya atau lumpuhnya otak, mati rasa, hilangnya keseimbangan, gangguan bicara, depresi, dan gangguan ingatan,

Diagnosa biasanya dilakukan berdasarkan ingatan pasien tentang gejala-gejala yang dialami. Biasanya, yang paling tepat melakukan diagnosa yaitu, ahli saraf.

Sementara itu, cara pemeriksaan bisa melalui ‘Magnetic Resonance Imaging (MRI)’ atau melalui sampel cairan cerebrospinal, yaitu cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan, cara lain untuk memperlambat MS misalnya dengan melakukan pengobatan, fisioterapi, rehabilitasi dan konseling.

Seseorang yang mengidap MS cenderung memburuk seiring waktu. Namun biasanya bertahun-tahun tak akan bersifat ganas. Selain itu, tengah dikembangkan berbagai cara pengobatan lainnya.

Artikel ini sudah dipublikasikan oleh Allan Kermode, Profesor Klinis Neuroimmunology dari Murdoch University dan Profesor Klinis Neurologi dari University of Western Australia.

Artikel ini ditulis oleh: