Jakarta, Aktual.co — Perayaan Natal pada sejumlah gereja di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, berjalan aman dan terkendali tanpa hambatan yang mengganggu ketenangan umat Nasrani beribadah.
“Peribadatan sejak malam Natal hingga sepanjang hari di gereja-gereja berlangsung aman terkendali,” ujar Kapolres Banjarbaru AKBP Harun Yuni Aprin di Banjarbaru, Kamis (25/12).
Menurut kapolres yang didampingi Kepala Bagian Operasi Kompol Yakub, ratusan personel kepolisian diturunkan mengamankan gereja yang menjadi pusat peribadatan umat Nasrani.
Disebutkan, ada sebelas gereja dijaga, tiga di antaranya gereja besar yang didatangi ratusan jemaat yakni Gereja Kalimantan Evangelis (GKE), Gereja Bunda Maria dan GPIB Effata.
Dijelaskan, pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel secara bergantian selama peribadatan yang berlangsung sebelum maupun saat peringatan Natal pada hari Kamis.
“Jumlah personel yang diturunkan mengamankan gereja sebanyak 106 orang dan setiap gereja dijaga 15-20 personel secara bergantian disesuaikan jumlah jemaat,” ucapnya.
Menurut dia, personel disiagakan sesuai situasi dengan sasaran untuk pengamanan gereja guna menciptakan keamanan dan ketertiban bagi umat kristiani menjalankan ibadahnya.
Sementara itu, ratusan personel lain disiagakan di markas baik mapolres maupun mapolsek dan setiap saat bisa diturunkan sesuai situasi dan kondisi yang terjadi di lapangan.
“Personel yang berjaga di setiap gereja untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan jika diperlukan maka diturunkan personel tambahan yang berjaga di markas,” kata dia.
Ditambahkan, pihaknya melakukan sterilisasi setiap gereja guna mencegah ancaman gangguan seperti bom dan gangguan lainnya dengan menurunkan tim khusus dari satuan Sabhara.
“Sterilisasi sudah dilakukan tim khusus Sabhara pada Rabu (24/12) dan tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar gereja,” katanya.
Artikel ini ditulis oleh:














