Jakarta, Aktual.co — Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) mengharapkan Presiden Joko Widodo memilih calon Jaksa Agung dari internal kejaksaan. Pasalnya, jabatan Jaksa Agung memiliki tugas berat yakni sebagai penanggung jawab penegakkan hukum dan sebagai penuntut umum tertinggi.
Ketua PJI, Andhi Nirwanto mengatakan, organisasi yang dipimpinnya itu memiliki anggota sebanyak 9200 jaksa. Anggotanya secara keseluruhan, sambung dia, sepakat bahwa Jaksa Agung yang baru berasal dari internal kejaksaan atau jaksa karir.
“Saya menangkap aspirasi dan ingin sampaikan masyarakat bahwa pada dasarnya jaksa se-Indonesia hendaki Jaksa Agung juga seorang jaksa, ini tak ada salahnya,” ujar Andhi di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (5/11).
Andhi yang kini menjabat sebagai pelaksana tugas (plt) Jaksa Agung itu juga mengharapkan calon Jaksa Agung dipilih dari anggota PJI. Kesimpulan aspirasi itu, lanjutnya, didapat setelah PJI menggelar rapat paripurna yang hasilnya adalah sepakat menyatakan Jaksa Agung berasal dari internal. “Maka aspirasi hendaki akan lebih baik yang dipilih Jaksa Agung adalah anggota PJI,” katanya.
Soal kriteria calon Jaksa Agung sendiri, menurut Andhi selain mengerti soal manajerial juga harus mengerti soal teknis yuridis, mengerti seluk beluk penanganan perkara.
Selain itu, harapan lainnya yakni Jaksa Agung yang dipilih dapat mempersatukan jaksa se-indonesia. Keunggulan Jaksa Agung dari internal tentunya lebih memahami seluk beluk kejaksaan dan mudah mencari solusi dari segala persoalan yang ada di Korps Adhyaksa. 
“Yang lebih penting lagi adanya satu komitmen untuk melakukan perubahan yang lebih baik, kejaksaan lebih berwibawa, sebagai pengak hukum profesional, modern dan dipercaya masyarakat,”harapnya.

()

(Nebby)