Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar bersikukuh masuk dalam kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla, periode 2014-2015.
Sedangkan soal komitmen Jokowi mengenai menterinya tidak boleh rangkap jabatan, bukanlah alasan yang kuat. 
“Saya menghormati Jokowi soal rangkap jabatan, syarat utama Jokowi kan profesionalitas, kami anggota PKB, Muhaimin profesional. Soal rangkap jabatan bukan alasan penting,” kata Anggota Dewan Syuro PKB Maman Imanulhaq di gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/10).
Menurutnya, Cak Imin adalah orang parpol yang profesional. Sehingga tidak ada alasan Jokowi-JK mencoretnya dalam penyusunan kabinet. Terlebih alasan utamanya adalah soal rangkap jabatan. 
“Sekali lagi Cak Imin menjunjung tinggi nilai profesionalitas, PKB salah satu partai selain PDIP, kita paling solid dan loyal,” kata Maman. 
Disampaikan, PKB pada pemilihan presiden 2014 mempunyai andil besar dalam menghantarkan pasangan Jokowi-JK menjadi Presiden dan Wakil Presiden. Dimana sebagian besar umat Islam karena PKB memutuskan memilih pasangan ini. 
“Orang harus ingat antisipasi kemusliman, Jokowi adalah PKB. kita mengerahkan pesantren dan Islam tradisional, Jokowi seorang muslim, saya adalah saksi di Mabes Polri untuk kasus Obor Rakyat,” katanya. 
Ditekankan dia agar Jokowi dalam memilih menteri yang akan segera diumumkan, didasari atas desakan publik.

()

()