Jakarta, Aktual.com – Tun Dr Mahathir Mohamad mengungkapkan kalau dirinya tetap berkomitmen untuk mundur sebagai Perdana Menteri dan menyerahkan kendali kepada presiden PKR Datuk Seri Anwar Ibrahim.

Hal tersebut dikatakan kepada CNBC saat menghadiri pertemuan puncak ASEAN pada Senin (24/6) malam. “Sejauh yang saya tahu, saya sudah berjanji bakal mundur dan Anwar bakal menggantikan saya,” katanya kepada wartawan.

Untuk diketahui bahwa tenggat waktu penyerahan jabatan kepada Anwar yang merupakan kontrak politik pada pemilu Mei 2018 lalu menjadi poin utama pembahasan di koalisi Pakatan Harapan.

Partai Keadilan Rakyat (PKR) yang dipimpin Anwar menyatakan, terdapat perjanjian bertanggal 7 Januari 2018 bahwa Mahathir hanya akan menjabat selama dua tahun.

(Abdul Hamid)