Yogyakarta, Aktual.co — Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pujiastuti menyebut pelaku teror penembakan di rumah Amien Rais, Pandeansari, Condongcatur, Depok, Sleman melakukan aksinya dengan senjata rakitan. 
Pasalnya, dari hasil olah TKP dari tim Labfor Polda Jateng terhadap proyektil dan selongsong peluru, diketahui terdapat sejumlah ketidakcocokan. 
Di mana, ukuran selongsong peluru yang ditemukan tidak sesuai atau lebih kecil dari ukuran normal. Selain itu juga tidak ditemukan alur pada proyektil peluru yang biasa ada di senjata keluaran pabrikan. Sehingga, Polda DIY pun menyimpulkan senjata yang digunakan pelaku merupakan senjata rakitan.
“Dilihat dari hasil olah TKP, senjata yang digunakan pelaku adalah senjata rakitan,” katanya Jumat (07/11/2014). 
Pihak Polda DIY sendiri telah membuat tim khusus dipimpin langsung Kapoda DIY Brigjen Polisi Oerip Soebagyo untuk melakukan penyelidikan dan mengungkap kasus tersebut. Selain memeriksa sejumlah saksi diantaranya Amien Rais, penjaga malam/satpam rumah Happy, sopir pribadi Darmanto dan anak Amien Rais, Ahmad Baihaqi Rais, Polda DIY juga akan melihat video relaman CCTV di sekitar TKP. 
Sejumlah CCTV tersebut berada di sejumlah lokasi, di antaranya pintu masuk kompleks perumahan dan toko minimarket yang berada di depan persis rumah Amien Rais. Sementara rumah Amien Rais sendiri diketahui tidak dipasang kamera CCTV.
“Rekaman CCTV ini akan menjadi bahan penyelidikan tim untuk menganalisis aktivitas mecurigakan di sekitar lokasi kejadian,” katanya.