Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Polisi Budi Waseso mengungkapkan, peredaran narkotika didukung oleh teknologi yang canggih. (ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Polemik yang terjadi antara Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita membuat Presiden Joko Widodo langsung mengambil langkah dengan cara mendamaikan kedua belah pihak.

Seperti diketahui bahwa permasalahan yang terjadi antara keduanya bukan hanya sebatas kisruh soal impor beras, akan tetapi mengenai upaya penyetopan terhadap impor beras itu sendiri.

“Ini kan sebetulnya bukan perseteruan Buwas dengan Mendag Enggartiasto. Tetapi masalah rakyat yang disuarakan Rizal Ramli, soal impor pangan itu. Mediasi yang dilakukan Jokowi untuk mendamaikan anak buahnya, bukan solusi untuk rakyat,” ujar Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, kepada wartawan ditulis Senin (24/9).

Dikatakan Uchok bahwa seharusnya Presiden Jokowi menambil sikap tegas terhadap kasus tersebut. Hal tersebut dikarenakan agar tidak terjadi adanya kegaduhan mengenai beras impor. “Jangan lupa, Jokowi pernah menyatakan tak suka impor. Artinya, antara Buwas dengan Enggar tak perlu mediasi,” katanya.

(Bawaan Situs)