Surabaya, Aktual.co — Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengamankan seorang portir kapal, yang membawa 3 bingkisan berisi detonator.  Beruntung,  hanya berisikan detonator, sehingga tidak sampai meledak
Tertangkapnya portir tersebut bermula dari dua dus yang dibawa terdeteksi oleh X-Ray pintu masuk terminal Gapura Surya.
Dari dua dus yang diamankan, satu dus berisikan mie instan dan mainan. Satu dus lagi berisi tas plastik warna hitam yang didalamnya berisikan 3 batang bahan peledak yang terbalut lakban warna coklat.
“Setelah dicek, salah satu dari dus tersebut berisikan detotator bom rakitan yang berbentuk batangan kecil.” terang kasubag humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Lily Djafar, Selasa (28/4).
Portir yang bernama Musairi (25, hingga malam ini masih menjalani pemeriksaan dan masih sebatas saksi. Sementara detonator bom diamankan tim jiandak Polda Jatim.
Dari hasil pemeriksaan, Musairi mengaku saat itu ada seorang perempuan meminta jasa portir kepadanya.
“Katanya sih isinya cuma makanan ringan. Karena portir KM Cermai belum ada, saya akhirnya bersedia membawanya dengan dikasih ongkos 100 ribu,” ungkap Musairi.
Musairi menyebut jika dirinya tak mengenali perempuan tersebut. Namun ia mengatakan jika perempuan itu sudah setengah baya dan berlogat Jawa Madura. Bahkan, sesaat memberikan ongkos serta barang berupa dus tersebut, perempuan tersebut bergegas pergi dengan alasan ada keperluan penting.
“Saya juga nggak tau pak kalau isinya begitu (detonator bom),” kilahnya.
Diketahui Cermai sendiri  hendak berangkat  membawa penumpang dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Baubau, Sulawesi

Artikel ini ditulis oleh: