Malang, aktual.com – Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menyatakan bentrok antara sejumlah mahasiswa Papua dengan warga Malang, Kamis (15/8), dipicu oleh ketidaknyamanan warga sekitar karena sekelompok mahasiswa Papua tersebut menuntut memisahkan diri dari NKRI di Malang, Jawa Timur.

“Melakukan aksi terkait perjanjian Amerika dengan Indonesia, rencananya turun ke Balaikota tapi di perjalanan bertemu masyarakat yang tidak setuju dengan aksi mereka,” beber Asfuri.

Pihaknya mengaku sudah mengantisipasi pengamanan dengan menerjunkan personel di titik – titik keberangkatan massa hingga menuju ke lokasi yang rencananya digunakan aksi di Balaikota Malang.

“Kami sudah mengamankan di titik – titik yang rencana akan kumpul di stadion dan alun – alun tapi ternyata langsung kumpul di Rajabali dan terjadi benturan,” tukasnya.

Hingga pukul 10.30 WIB, aparat kepolisian dan TNI sudah mulai berhasil mengendalikan situasi. Meski hingga pukul 11.20 WIB aparat keamanan masih terus berjaga di lokasi kejadian.

(Zaenal Arifin)