Mesir, Aktual.com – Kepolisian Mesir menembak tujuh orang yang diduga anggota ISIS dalam sebuah insiden adu tembak.

Ketujuh orang militan ISIS tersebut ditangkap saat kepolisian melakukan penggerebekkan, dan diduga mereka sedang membahas rencana serangan kepada minoritas Kristen yang berada di Mesir.

Dilansir dari Reuters, Selasa (11/4), Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan dalam sebuah pernyataan, ketujuh orang yang diduga militan tersebut tewas setelah menembaki polisi yang mendekati tempat mereka pada Senin (10/4).

Saat dilakukan penggerebekkan yang terjadi di kota Assiut, Mesir Selatan, polisi menemukan amunisi, senjata, sebuah sepeda motor dan buku-buku terkait ISIS. Saat penggerebekkan diduga mereka sedang merencenakan serangan kepada minoritas Kristen.

Penggerebekkan ini dilakukan sehari setelah kabinet pemerintahan Mesir menyetujui diadakannya penetapan keadaan darurat selama tiga bulan.

Penetapan ini disetujui karena adanya insiden pemboman yang telah diklaim oleh ISIS dan menewaskan 44 orang di dua gereja di kota Tanta dan Alexandria. [Agustina Permatasari]

(Wisnu)