Semarang, Aktual.co — Polisi Prancis telah menangkap empat orang terkait dugaan penembakan dan penyaderaan Amedy Coulibaly di Supermarket ‘halal’, kota Paris, pada 9 Januari lalu.
CNN melaporkan pada Selasa (10/3), sumber Kepolisian Nasional Prancis menyebutkan dari keempat pelaku yang ditahan, di antaranya, personel polisi yang diketahui, anggota UTV yang bekerja di Fort de Rosny-sous-Bois, sebelah Timur Laut dari Paris.
Menurut surat kabar Le Figaro, Fort De Rosny-sous-Bois merupakan pusat lokasi intelijen penting. Sebelumnya, polisi menembak empat pelaku penyandera di toko kelontong. Serangan diikuti satu di kantor majalah satir Perancis Charlie Hebdo.
Untuk diketahui, Prancis telah berada di bawah tekanan yang mencekam dari serangan teror sejak Januari di kota Paris yang sudah menewaskan 17 orang.
Saudara Cherif dan Said Kouachi, penulis serangan mematikan di kantor Charlie Hebdo, tewas beberapa hari kemudian bersama dua pelaku kekerasan.
Sekedar informasi, Coulibaly, diduga terlibat dalam pembunuhan seorang Perwira polisi yang tewas oleh pasukan keamanan setelah ia menembak serta membunuh empat sandera selama pengepungan di Supermarket tersebut.
Sementara itu, Charlie Hebdo memiliki sejarah kontroversial yang menggambarkan sosok Nabi
Muhammad, sering kali memicu kemarahan umat Muslim sedunia. Sebelumnya kartun yang menggambarkan Rasulullah SAW tersebut mendorong protes dan pembakaran kantor majalah itu, tiga tahun lalu.
Artikel ini ditulis oleh:












