Polisi juga mengamankan sejumlah perhiasan yang berhasil dirampok tersangka. Yakni lima buah cincin dan tiga gelang emas.

Saksi yang juga merupakan karyawan Toko Mas Dewi Sri, Siti mengatakan kejadian berawal saat dia dan beberapa karyawan sedang sibuk melayani sejumlah pembeli. Namun tiba-tiba seorang pria membawa kaleng bekas cat yang diduga bom rakitan muncul dan menghampiri kasir toko.

Kemudian, pria yang tak lain adalah tersangka itu langsung melompati pembatas dan memecahkan kaca tempat pajangan perhiasan dengan menggunakan tangannya. Upaya tersebut membuat pembeli dan beberapa pekerja toko terkejut dan langsung berteriak.

Pelaku kemudian meminta uang Rp10 juta serta beberapa perhiasan. Setelah itu, pelaku kabur naik sepeda motor. Warga yang mengetahui adanya perampokan, langsung menghadang pelaku dan memukulinya.

“Melihat pelaku terjatuh, saya langsung lari mengambil uang toko yang dibawanya di tas serta beberapa perhiasan dan batu permata yang ditaruh di dalam jaketnya,” kata Siti.

Pelaku yang berhasil dipukuli dan dilumpuhkan massa, lalu diserahkan ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Artikel ini ditulis oleh: