Jakarta, Aktual.co — Koalisi Indonesia Hebat tetap meminta agar pimpinan alat kelengkapan dewan dikocok ulang, sesuai aturan dan mekanisme yang sah.
“Jangan anggap kita paling benar. KIH juga bentuk komisi tapi tidak bisa. Perlu kesadaran semua fraksi bahwa kita ini sudah sama-sama keliru,” kata Sekjen Partai NasDem Rio Capella kepada wartawan di gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (6/11).
Dia mengklaim sudah ada dua fraksi dari Koalisi Merah Putih yang setuju untuk dilakukan pemilihan ulang pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan. Keduanya adalah Partai Gerindra dan PAN.
“Saya sudah ketemu Fadli Zon (Gerindra). Dia menyatakan tidak ada masalah. PAN juga tidak ada masalah kocok ulang,” kata dia.
Namun, dia belum dapat memastikan fraksi lainnya setuju pemilihan ulang pimpinan komisi atau tidak. Sebab diakuinya kesepakatan bersama dengan KMP belum terjalin.
“Saya tidak tau partai lain. Tapi yang jelas dua partai itu bilang tidak ada masalah,” kata dia.
Wacana pemilihan ulang dianggap sebagai salah satu cara untuk menyelesaikan pertikaian politik mengenai pimpinan dan AKD. Apabila asas proporsionalitas digunakan, maka jatah pimpinan komisi di luar pimpinan dewan adalah 28 pimpinan untuk KIH dan 35 pimpinan untuk KMP.

()