Jakarta, Aktual.com — Banyak artikel kesehatan yang membahas tentang menjaga kesehatan. Salah satunya yaitu, menjaga pikiran kita untuk tetap selalu berpikir positif (positif thinking). Namun, apakah benar berpikir positif itu baik untuk kesehatan?

Dilansir dari laman FemaleFirst, ada penelitian yang menunjukan, bahwa secara otomatis menanggapi situasi negatif dapat mengurangi fungsi kognitif. Bahkan pikiran negatif juga dapat menyebabkan rasa sakit, rasa cemas, dan khawatir yang berlebihan.

Bila dibiarkan akan menimbulkan gejala fisik seperti sakit kepala, nyeri dada, masalah tidur serta kelelahan. Berpikir negatif juga dapat memberikan gejala emosional seperti gelisah, depresi, kurangnya motivasi dan berpikir negatif yang konstan. Terkadang, juga bisa menyebabkan gangguan ‘mood’ seseorang.

Tak hanya pikiran negatif, para peneliti ini pun juga mengungkapkan bagaimana efek otak kita jika kita tetap berfikir positif. Berpikir positif dapat meningkatkan kekebalan tubuh Anda, mencegah hipertensi, meningkatkan kesehatan jantung dan bahkan memperpanjang hidup Anda.

Ada begitu banyak manfaat fisik berpikir positif. Tetapi, ada yang lebih emosional manfaatnya. Seperti mengembangkan kebiasaan positif, berurusan dengan masalah yang lebih baik, hubungan sehat dan meningkatkan harga diri Anda.

Pikiran positif dapat menciptakan nilai nyata di dalam kehidupan Anda. Dan, membantu Anda membangun keterampilan yang bertahan lebih lama hanya dari sedikit senyum di wajah Anda.

Sementara itu, emosi negatif membatasi Anda dari membuat pilihan yang berbeda. Berpikir negatif juga menyempitkan pikiran Anda dan hanya memungkinkan otak Anda untuk fokus pada satu pikiran. Namun, ketika Anda mengalami emosi positif seperti cinta, sukacita dan rasa syukur, pikiran Anda akan segera melihat lebih banyak kesempatan. (Bersambung…)

()

()