Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/10/2025) memberikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada para santri, kiai, nyai, dan keluarga besar pesantren di berbagai daerah Indonesia. ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.
Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/10/2025) memberikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada para santri, kiai, nyai, dan keluarga besar pesantren di berbagai daerah Indonesia. ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Jakarta, aktual.com – Prabowo Subianto meminta Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari untuk mengumpulkan video yang beredar di media sosial terkait ejekan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Permintaan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di SPPG Palmerah, Jumat (14/2/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menyinggung banyaknya video di media sosial yang meramalkan program MBG akan gagal sejak awal peluncurannya.

“Bagi mereka yang waktu kita bermula satu bulan saja, dua bulan saja kita sudah dihina, sudah diramalkan pasti gagal. Pak Qodari tolong dikumpulin ya, video klip-video klip yang meramalkan kita pasti gagal,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan seluruh rekaman tersebut perlu disimpan sebagai dokumentasi digital. Bahkan, Prabowo mengaku ingin menontonnya secara rutin.

“Ini harus ada rekam digital ya, direkam semua. Insyaallah kita mencapai 80 sekian juta. Aku minta biar saya bisa tiap malam saya lihat-lihat. Enggak apa-apa. Jadi saya bilang, aduh apa iya ya? Apa iya saya menghina bangsa Indonesia?” tuturnya.

Menurut Prabowo, sejumlah video yang beredar bahkan menyebut program MBG sebagai bentuk penghinaan terhadap bangsa Indonesia. Padahal, kata dia, program tersebut justru bertujuan menyelamatkan dan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Ia mengklaim, hingga saat ini program MBG telah menyentuh lebih dari 60 juta penerima manfaat. Selain itu, terdapat sekitar 23.000 SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan tiap hari, atau sama dengan 10 kali Singapura tiap hari. Atau dua kali Malaysia tiap hari,” kata Prabowo.

Presiden juga menargetkan pada tahun ini program MBG dapat menjangkau 82,9 juta penerima manfaat setiap harinya.

Dengan target tersebut, pemerintah optimistis program Makan Bergizi Gratis akan menjadi salah satu program sosial terbesar yang pernah dijalankan di Tanah Air.