Ilustrasi sistem kekebalan tubuh/pixabay

Aceh, aktual.com – Seorang dokter ahli penyakit dalam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nagan Raya, Provinsi Aceh dr Edi Hidayat, Sp.PD mengimbau masyarakat menguatkan imunitas tubuh dalam menghadapi pandemi virus corona jenis baru (COVID-19) sehingga tidak perlu panik dan khawatir berlebihan.

“Jadi prinsipnya, untuk melawan virus ini dengan memperkuat daya tahan tubuh (imunitas). Yang terpenting sekali kita jangan stres,” kata Edi Hidayat di Suka Makmue, Ibu Kota Kabupaten Nagan Raya, Rabu [01/4].

Menurut dia apabila daya tahan tubuh seseorang tersebut kuat antibodinya, maka antibodi sendiri yang akan melawan virus yang masuk ke dalam tubuh manusia, termasuk virus corona.

Agar daya tahan tubuh seseorang dapat lebih meningkat, ia memberikan beberapa tips di antaranya yaitu masyarakat disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan atau vitamin yang banyak mengandung vitamin C dan E.

Kedua vitamin ini, kata dia, sangat ampuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh seseorang, untuk meningkatkan antibodi sehingga dapat melawan setiap virus yang masuk ke dalam tubuh.

“Misalnya, kalau buah-buahan yang banyak vitamin C seperti buah jeruk. Atau lebih bagus lagi jika mengonsumsi buah jambu biji,  ini lebih bagus karena tinggi kandungan vitamin C termasuk vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh,” katanya.

Hal terpenting lainnya yang harus dipahami oleh masyarakat, kata dia, yaitu seseorang tidak boleh stres dan tidak boleh tidur terlalu larut malam (begadang), karena dapat mempengaruhi menurunnya daya tahan tubuh.

Kemudian, masyarakat juga tidak perlu membaca berita-berita yang sifatnya negatif atau menakutkan, sehingga membuat kepanikan tersendiri, dan dapat menyebabkan seseorang berfikiran terlalu banyak.

“Jadi untuk melawan virus, cukup pertahankan daya tahan tubuh. Saran saya tidak perlu panik, tidak boleh stres, jangan begadang, dan yang paling penting perbanyak ibadah, mendekatkan diri kepada Allah SWT agar kita jauh lebih tenang dan hidup bahagia,” demikian Edi Hidayat.

(Eko Priyanto)