Jakarta, aktual.com – Presiden Ekuador Lenin Moreno mengumumkan penetapan pembatasan jam malam, yang akan diawasi militer, di Quito dan daerah-daerah lembah di sekitarnya.

Jam malam itu mulai diberlakukan pada Sabtu (12/10) pukul 15.00 waktu setempat (Minggu 13/10 pukul 03.00 WIB) pada saat ibu kota negara itu sedang diguncang kerusuhan, yang dipicu oleh penentangan atas rencana langkah pengetatan.

“Kami akan menegakkan kembali ketertiban umum di seluruh Ekuador,” kata Morena saat menyampaikan pidato, yang disiarkan televisi, kepada rakyat, dikutip Reuters, Minggu.

“Kami mulai dengan pembatasan jam malam di Quito. Saya sudah memerintahkan Komando Bersama dan Angkatan Bersenjata untuk segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mengembalikan ketertiban di seluruh Ekuador.”

Moreno juga menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin protes dari kalangan warga pribumi karena mau melakukan dialog.

Ia juga menyalahkan para penghasut radikal atas kerusuhan yang terjadi.

Ant.

(Zaenal Arifin)