Jakarta, Aktual.co — Program kartu sakti yang diterbitkan Presiden Joko Widodo, yakni Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Keluarga Sejahtera mendapat protes dari komisi XI DPR RI yang membidangi masalah keuangan.
Sebab, pengadaan kartu sakti ini ternyata menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Mandiri. 
“Komisi XI teriak-teriak, kok spontan saja CSR ini, kalau harga BBM tidak jadi naik bagaimana? Jadi sebaiknya dipertimbangkan lagi,” kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, di gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (6/11). 
Dia mengingatkan kepada pemerintah jangan sampai kebijakan baik seperti KIS dan KIH jadi berlawanan dengan aturan hukum. 
“CSR itu kan ada aturannya, itu harus untuk masyarakat, bukan semata-mata hanya untuk pengurangan subsidi BBM, makanya jangan sampai ada yang terlewati payung hukumnya,” kata dia.

()