Jakarta, Aktual.com – Sejarah umat manusia membuktikan bahwa titik tolak dalam mengambil alih kedaulatan atau kekuasaan atas suatu negara oleh pemodal adalah dengan mengambil alih bank sentral negara tersebut. Cara untuk mengambil alih bank sentral adalah dengan menciptakan kekacauan dan krisis ekonomi di negara tersebut.

Pada saat krisis dan kemelut politik, pemilik modal datang sebagai dewa penyelamat dan menawarkan solusi. Apa solusinya? privatisasi bank sentral. Bagaimana caranya? dengan menjadikan bank sentral independen.

Privatisasi melalui independensi bank sentral atau bank Indonesia (BI) menjadi landasan dalam penjarahan keuangan negara Indonesia. Independensi BI merupakan tonggak awal dalam membuat kebijakan agar para pemodal yakni para oligarki taipan Indonesia dalam menjarah keuangan negara dengan sesuka hati mereka.

Hal itulah yang dilakukan oleh para oligarki Taipan BLBI, mereka membiayai reformasi termasuk di dalamnya regulasi tentang independensi BI atau privatisasi BI, agar mereka dengan leluasa membuat kebijakan menjarah uang negara.

Segera setelah lahirnya UU BI tahun Mei 1999, yang menjadikan BI sebagai lembaga Independen, secepat kilat mereka mengubah utang swasta yakni utang para oligarki taipan BLBI menjadi utang rakyat.

(Abdul Hamid)