Pembangunan jalan layang diperuntukkan jalur Bustransjakarta koridor 13 jurusan Ciledug-Blok M-Tendean tersebut sudah mencapai 80 persen. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Operator Transjakarta, PT Transportasi Jakarta, membatalkan uji coba pengoperasian koridor 13 rute Ciledug-Tendean, yang seharusnya dilakukan pada hari ini, Senin (12/6). Hal ini dilakukan karena 12 halte yang dilalui koridor ini, belum selesai sepenuhnya.

“Keputusan ini diambil setelah fasilitas halte yang ada di jalan layang khusus bus Transjakarta yang sudah dibangun belum memenuhi standar yang ditetapkan,” ujar Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono, di Jakarta, Senin.

Budi menjelaskan, sejumlah halte yang ada di koridor 13 masih belum dipasang pintu yang memenuhi standar pelayanan seperti di Halte CSW, Halte Cipulir, Halte Swadarma dan Halte Adam Malik.

Tak hanya itu, Budi juga mengatakan beberapa letak loket juga harus diubah, karena posisi loket yang keliru.

“Lubang loket kasir seharusnya lurus dengan arah arus pelanggan datang, bukan di samping, sehingga pelanggan yang bertransaksi tidak mengganggu antrian,” jelas Budi.

Budi menyampaikan pihaknya turut menyesal karena pada hari ini belum dapat menguji coba koridor 13 yang sepanjang 9,3 kilometer itu.

Dirinya mewakili PT. Transjakarta meminta maaf kepada seluruh masyarakat, baik di DKI Jakarta maupun Tangerang yang sudah mengharapkan pengoperasion Koridor 13 ini.

Budi mengungkapkan setelah batal melakukan uji coba ini, pihaknya juga akan mempertimbangkan menunda pengoperasian koridor 13 yang pada awalnya dijadwalkan pada hari ulang tahun Jakarta.

“Pengoperasian ini masih harus menunggu kesiapan dari pihak Dinas Bina Marga DKI Jakarta, karena sebelum beroperasi, kami harus memastikan semua fasilitas halte sesuai standar. Kami harus mengutamakan pelayanan kepada pelanggan. Jadi, kalau memang belum siap, kami akan menunda pengoperasian koridor itu,” tandas Budi.
Laporan Agustina Permatasari

()