Kondisi di lingkungan SMA Negeri 6 Jakarta masih sepi karena pihak sekolah membatalkan PTM setelah hasil PCR 82 warga sekolah belum keluar, Rabu, (19/1/2022). ANTARA/Sihol Hasugian

Jakarta, Aktual.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan akan menurunkan kapasitas pembelajaran tatap muka (PTM)  100 persen kalau level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jakarta naik dari dua ke tiga.

“Ketentuannya kalau (PPKM) di level 3, baru PTM bisa kami turunkan jadi 50 persen,” kata Riza di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Untuk saat ini, kata dia, Jakarta masih memenuhi syarat pembukaan kapasitas sekolah 100 persen sesuai yang tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri, sehingga kebijakan tersebut masih relevan di Jakarta.

“Kita masih memenuhi syarat karena PPKM masih di level 2 dan syarat vaksinnya memenuhi syarat, yaitu di atas 80, bahkan 98 persen yang divaksin bagi tenaga pendidik,” ujarnya.

Di samping itu, Riza tak menampik jika perkembangan COVID-19 Jakarta menjadi pertimbangan mengevaluasi PTM. Apalagi kasus aktif COVID-19 sudah menyentuh angka 12 ribu orang.

Karena itu, dia meminta supaya sekolah dan orang tua mengoptimalkan pengawasan terhadap para siswa.

“Kami minta satgas di sekolah ditingkatkan, dioptimalkan, diperketat. Lantas bagi orang tua harus memastikan anak-anaknya melaksanakan prokes dengan baik,” tuturnya.

Diketahui, sekolah yang ditutup akibat kasus COVID-19 bertambah. Setidaknya ada 120 siswa positif COVID-19 sehingga 90 sekolah ditutup sementara.

“Total jumlah sekolah yang ditemukan kasus positif 90 sekolah,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dalam keterangan tertulisnya.

Merujuk pada daftar sekolah yang diberikan oleh Riza, sekolah yang ditutup tersebar di lima wilayah Kota Jakarta, dari jenjang TK hingga SMA. Rinciannya, Jakarta Barat sembilan sekolah, Jakarta Pusat lima sekolah, Jakarta Selatan 31 sekolah, Jakarta Timur 42 sekolah, dan Jakarta Utara tiga sekolah.

Sebagaimana diketahui, sekolah yang ditutup akibat kasus COVID-19 bertambah. Setidaknya ada 120 siswa positif COVID-19 sehingga 90 sekolah ditutup sementara.

“Total jumlah sekolah yang ditemukan kasus positif 90 sekolah,” kata dia.

Merujuk pada daftar sekolah yang diberikan oleh Riza, sekolah yang ditutup tersebar di lima wilayah Kota Jakarta, dari jenjang TK hingga SMA. Rinciannya, Jakarta Barat 9 sekolah, Jakarta Pusat 5 sekolah, Jakarta Selatan 31 sekolah, Jakarta Timur 42 sekolah, dan Jakarta Utara 3 sekolah.

(Dede Eka Nurdiansyah)