Jakarta, Aktual.com – Sedikitnya 79 orang siswa SMP dari sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur berhenti sekolah, karena menikah di usia dini.

“Jumlah siswa SMP yang berhenti sekolah karena alasan menikah ini kami ketahui berdasarkan laporan panitia penyelenggara ujian nasional beberapa waktu lalu,” kata Kasi Kurikulum Pembinaan SMP pada Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Amir Sholeh di Sampang, Selasa (23/5).

Selain karena menikah di usia dini, sebagian diantara 79 siswa yang resmi berhenti dan tidak mengikuti ujian nasional tahun ini, karena ikut orang tuanya bekerja di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

“Tapi ada juga yang berhenti karena belajar di pondok pesantren,” ujar Amir Sholeh.

Ia menjelaskan, umumnya, siswa SMP yang berhenti dan tidak mengikuti ujian nasional itu dari wilayah utara Sampang. Antara lain dari Kecamatan Kedungdung dan Kecamatan Ketapang, Sampang.

(Eka)