Malang, Aktual.co — Sekitar 200 warga dari 452 rumah tangga sasaran (RTS) Desa Argotirto, Sumbermanjing Wetan, Malang, tidak menerima bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) yang mulai dibagikan pada Selasa (25/11).
Walau mereka  mengantongi Kartu Perlindungan Sosial (KPS), ternyata  pihak pemerintah desa setempat tidak memberikan undangan pada mereka lantaran sudah tidak masuk kriteria miskin.
“Ada sekitar 200 yang tidak diundang pemerintah desa untuk mengambil PSKS, ada yang karena sudah kaya, pemegang KPS meninggal dan tidak punya ahli waris ataupun karena nama ganda,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malang, Sri Wahyuni Pudji Lestari, di Malang, Rabu (26/11).
Menurut Sri,  pemerintah desa setempat sudah melakukan verifikasi kembali terhadap penerima KPS yang telah dibagikan tahun 2012 lalu.
Pihak pemerintah desa akan mencoret pemegang KPS yang dianggap sudah sejahtera dan tidak masuk dalam kelompook miskin.
“dua tahun kan sudah ada perubahan kesejahteraan, ada juga yang sudah meninggal dan tak ada ahli waris. Jadi pemerintah desa sendiri melakukan verifikasi. Hasilnya juga tidak harus disesuaikan dengan kuota RTS,” katanya.
Perubahan nama dan data ini nantinya akan dikirim Dinas Sosial ke Kementrian Sosial pusat. Diharapkan pada periode bantuan berikutnya usulan baru tersebut sudah bisa terealisasi.
Sesuai data dari Kantor Pos Malang, Kabupaten Malang mendapatkan jatah RTS sebanyak  146.381 RTS dengan nilai bayar mencapai lebih dari Rp 50 miliar.

Artikel ini ditulis oleh: