Lumajang, Aktual.co —- Puncak Mahameru, Gunung tertinggi di Pulau Jawa menjelang pergantian tahun 2014-2015 dipastikan terjadi lonjakan pengunjung.
Para pendaki dan pecinta alam, dari berbagai daerah dan belahan dunia biasanya memanfaatkan momentum pergantian tahun ini dengan melakukan wisata pendakian di Gunung Semeru Lumajang, Jatim.
Kepala Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Ayu Dwi Utari mengaku jumlah wisata pendakian ada peningkatan yang signifikan di hari – hari tertentu, termasuk di pergantian tahun, “Jumlah pendaki bisa mencapai seribu lebih, makanya kita akan antisipasi dengan pembatasan peserta pendakian karena di puncak Mahameru saat ini masih berstatus lewel waspada 2, makanya kita akan rekomendasikan pendakian hanya di area Kalimati saja dan tidak boleh sampai ke puncaknya,” tandas Ayu Dwi Utari.
Dikatakan, menghadapi melonjaknya pendakian ini, pihaknya mengingatkan bahwa cuaca di lereng dan puncak Semeru sudah sering turun hujan dengan intensitas besar dan lebat.” Karena itu,kepada setiap pendaki harus melengkapi diri dengan peralatan yang aman dan fisik yang benar-benar stamina karena intensitas hujan di puncak masih cukup tinggi,” kata dia.
Sementara itu, dari hasi pendataan pendakian ke gunung Semeru setiap harinya berkisar antara 300-500 pendaki. “Kalau jumlah pendakian setiap harinya masih normal, tetapi kalau diatas 1000 peserta kita akan melakukan pengamanan yang lebih intensif karena menyangkut keselamatan peserta, ” jelasnya.
Sampai hari ini, situasi dan kondisi Puncak Semeru belum terlalu ekstrim karena tidak ada laporan terjadi badai di puncak Semeru. Meski demikian, karena hujan yang sudah sering turun maka pendaki tetap diminta waspada dan rekomendasi pendakian hanya pada Kalimati saja.
Artikel ini ditulis oleh:

















