Jakarta, Aktual.co — Demo ribuan guru se-Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, untuk menuntut janji politik Bupati Achmad Syafii di kantor pemkab setempat saat ini berlangsung ricuh, Selasa (25/11). 
Aksi diwarnai saling lempar antara demonstran (massa guru) dengan petugas kepolisian.
Unjuk rasa diikuti oleh kebanyakan guru tidak tetap (GTT) di berbagai lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta.
Mereka menuntut kesejahteraan GTT yang ada di Pamekasan yang digaji sangat kecil, bahkan ada yang hanya menerima gaji Rp100 ribu per bulan.
Sebelumnya, Kapolres Pamekasan AKBP Nanang Chadarusman, para guru dari berbagai lembaga pendidikan di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan akan memulai aksinya dari monumen Arek Lancor, Pamekasan.
“Sasaran aksi mereka kantor pemkab di Jalan Kabupaten Pamekasan,” kata Nanang Chadarusman di Pamekasan.

Artikel ini ditulis oleh: