Jakarta, Aktual.co — Ketua Divisi Pusat Pengembangan Strategis dan Kebijakan Partai Demokrat, Ulil Abshar Abdalla menyayangkan pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said kepada SBY soal pembubaran Petral dan mafia migas yang selalu berhenti di meja presien.
“Substansi yang dikatakan Sudirman tidak benar karena sudah dibantah dengan pak SBY. Pernyataan itu merupakan tuduhan politik yang sangat serius dan itu perlu melakukan penjelasan, dan saat ini pun sepertinya ada gelagat mau menghindar dari kondisi yang dia ciptakan sendiri,” kata Ulil dalam konfrensi persnya, di Kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5).
Menurut Ulil, jika pernyataan yang dilontarkan Menteri ESDM itu tidak benar, maka yang bersangkutan harus segera meminta maaf kepada ketua umum partai berlambang bintang mercy itu.
“Kalau dia bisa membuktikan pernyataannya, maka itu tentu harus dia klarifikasi,” ucapnya.
Seharusnya, sambung tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) itu, Presiden Jokowi menujukan sikap tegas dengan menertibkan anak buahnya yang cenderung melakukan politik kotor dengan seringkali menyalahkan rezim sebelumnya.
“Ini politik tidak sehat dengan menyalahkan rezim sebelummnya. Pak SBY banyak melakukan tindakan yang baik, dengan tidak menyalahkan rezim sebelumnya. Presiden harus menertibkan menterinya agar tidak memperbanyak musuh politik,” sebut Ulil. Seraya menambahkan bahwa ini sudah tidak sehat. Karena ini akan membuat sulit posisi dari presiden sendiri.
Artikel ini ditulis oleh:
Novrizal Sikumbang
Eka
















