Bangunan permanen dan semi permanen kembali berdiri di atas lahan bekas penggusuran di Kampung Aquarium, Jakarta, Rabu (10/5/2017). Warga Pasar Ikan dan Kampung Akuarium terus melawan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Sekertaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, mengungkapkan peruntukan kawasan Kampung Aquarium, Jakarta Utara, yang digusur oleh Pemerintah Provinsi DKI beberap waktu lalu. Saefullah mengatakan Kampung Aquarium akan dijadikan destinasi wisata kota tua.

“Akuarium itu perencanannya, sebagian di ujung utara untuk penghijauan. Sheetpile (dinding penahan tanah/turap baja) sudah selesai,” kata Saefullah di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (18/5).

Selain itu, Saefullah menjelaskan kampung Akuarium dapat dijadikan ruang publik. Lalu, di pasar ikannya, museum akan dibangun tahun ini.

“Nanti bisa dibikin ruang publik atau parkir. Sebelah akuarium pasar ikannya, museumnya akan dibangun tahun ini sudah tanda tangan kontrak. Desember selesai. Dibangun dikembalikan seperti bentuk semula. Mirip bangunan dulu,” ujarnya.

Sementara itu, Saefullah rencananya akan membuat integrasi tiga destinasi antara Kota Tua, Pasar Ikan, dan Museum Akuarium, agar bisa dijangkau dengan mudah.

“Saya rasa kota tua bisa nyebrang pasar ikan dan museum akuarium. Dari situ orang bisa nyebrang ke Masjid Luar Batang,” jelas Saefullah.

Untuk diketahui, permasalahan penggusuran kampung Akuarium oleh Pemprov DKI, belum seluruhnya selesai. Sejak dilakukan eksekusi penggusuran pada April 2016 hingga saat ini, kawasan tersebut masih berupa gundukan puing-puing bangunan yang dirobohkan oleh buldozer Pemprov DKI di bawah Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bahkan, uang ganti rugi bagi warga yang rumahnya digusur, ternyata belum diperoleh.

 

Laporan Gespy Kartikawati Amino

()