Jakarta, Aktual.com – Sekretariat Nasional (Seknas) Jaringan Organisasi Komunitas Warga Indonesia (Jokowi) minta Presiden Joko Widodo segera mereshuffle dua menteri.

Yakni Menko Perekonomian yang saat ini dijabat oleh Sofyan Djalil, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dijabat Rini Sumarno.

Untuk posisi Menko Perekonomian, Seknas menyebut nama Rizal Ramli sebagai sosok yang pas gantikan Sofyan.

Alasannya, Seknas menilai posisi Menko Perekonomian harus dipegang oleh orang yang paham ekonomi kerakyatan. Rizal dinilai sebagai sosok yang mengerti akan hal itu.

“Kalau dari sisi ekonomi, kami ingin menko yang paham soal kerakyatan dan berbasis kemandirian nasional, teruji dan tangguh. Kalau pilihannya cuma dua, kami pilih Rizal Ramli,” ujar Ketua Bidang Ketahanan dan Luar Negeri Seknas, Helmi Fauzi, saat bertemu Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), di Jakarta, Rabu (5/8).

Sedangkan untuk gantikan posisi Rini, Helmi menyebut nama mantan Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Benny Pasaribu.

Usulan tersebut dilontarkan Helmi lantaran dia menganggap tim perekonomian saat ini belum menunjukkan ekonomi yang pro rakyat.

Sedangkan tim ekonomi menurutnya tidak bisa bekerja seperti bisnis as usual (biasa), harus ada terobosan.

“Misalnya kreatif dan melakukan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Kami berharap ekonomi bisa menjadi lokomotif dan gerak pembangunan di Indonesia, itu yang belum kita lihat sepenuhnya,” kata Helmi.

Sedangkan untuk Kementerian BUMN di bawah Rini Soemarno, dinilainya tidak mampu jadi sarana pembangunan seperti digariskan nawacita. Yaitu dengan hanya melihat keuntungan pasar saja.

Karena alasan-alasan itu, Seknas Jokowi mendesak kabinet untuk sektor ekonomi dirombak.

()