Jakarta, aktual.com – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (21/5/2026).
Peninjauan dilakukan bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Bupati Tanah Datar Eka Putra untuk memastikan kesiapan lahan dan akses menuju area pembangunan.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Dody menyampaikan pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah mengingat skala proyek yang cukup besar. Sekolah tersebut ditargetkan mampu menampung hingga 3.000 siswa dengan kebutuhan lahan sekitar 15 hektare.
“Sekolah ini cukup besar dan ditargetkan menampung sampai 3.000 siswa. Karena itu kami perlu dukungan Pemda dan Pemprov, terutama untuk lahan, perizinan, dan akses jalan,” kata Menteri Dody, Tanah Datar, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, saat ini PT Nindya Karya sedang melakukan pematangan lahan sekaligus membuka akses jalan menuju lokasi pembangunan.
Menurutnya, proses pengerjaan dilakukan secara bertahap karena proyek yang dibangun nantinya menggunakan konsep bangunan bertingkat.
“Pekerjaan terus dipercepat, tetapi juga tidak bisa sembarangan. Karena ini nanti high-rise building jadi kalau sembarangan juga takutnya nanti ambruk. Kondisi tanah juga mesti dicek dengan benar,” ujarnya.
Gubernur Mahyeldi menilai pembangunan Sekolah Rakyat menjadi program strategis bagi Sumbar, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung upaya pengentasan kemiskinan di daerah.
“Program ini sangat strategis untuk pendidikan dan pengentasan kemiskinan di daerah kami. Pemprov dan Pemkab siap mendukung penuh,” ujar Mahyeldi.
Sementara itu, Bupati Eka Putra mengatakan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus menyiapkan dukungan administrasi dan lahan untuk mendukung realisasi pembangunan tersebut.
Ia mengungkapkan, pada tahap awal pemerintah daerah sempat mengalami kendala dalam penyediaan lahan, namun persoalan itu dapat diatasi setelah adanya hibah dari masyarakat.
“Awalnya kami kesulitan mencari lahan, namun ada hibah dari masyarakat sehingga total lahan yang disiapkan mencapai sekitar 16 hektare,” kata Eka Putra.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat sekaligus memperkuat fasilitas pendidikan terpadu di daerah. Dengan kapasitas ribuan siswa, proyek tersebut diharapkan dapat mendukung pemerataan pendidikan di Sumbar.
Laporan: Achmat
Artikel ini ditulis oleh:
Eroby Jawi Fahmi

















